Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Tinjau Progres Jalan Lingkar Selatan Sampit

Redaksi 05-06-2025, 09:01 WIB 1 menit baca
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melakukan pengukuran ketika meninjau proyek jalan Lingkar Selatan di Kabupaten Kotawaringin Timur yang sedang di bangun. FOTO: SCREENSHOT VIDEO
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melakukan pengukuran ketika meninjau proyek jalan Lingkar Selatan di Kabupaten Kotawaringin Timur yang sedang di bangun. FOTO: SCREENSHOT VIDEO

SB, SAMPIT– Pembangunan Jalan Lingkar Selatan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di sidak oleh Gubernur Kalimantan Tengah (Kaltenh) Hm Agustiar Sabran, pada Rabu malam (4/6/2025). 

Sidak ini dilakukan usai Gubernur menindak langsung sejumlah truk pengangkut crude palm oil (CPO) yang kedapatan melanggar aturan tonase di ruas jalan tersebut.

Dalam peninjauan yang berlangsung hingga larut malam itu, Gubernur Agustiar didampingi jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor, serta Kapolres Kotim.

"Kami harus memastikan pembangunan jalan ini benar-benar sesuai standar, mengingat pentingnya fungsi jalan ini untuk mengalihkan arus kendaraan berat dari pusat kota Sampit," tegas Gubernur Agustiar saat melakukan pengecekan di lapangan.

Gubernur berharap proyek ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam hal mobilitas dan kelancaran distribusi barang mendorong perekonomian.

"Semoga upaya ini bisa membantu masyarakat semua, khususnya wilayah Kotim dan sekitarnya," tegasnya.

Jalan Lingkar Selatan Sampit merupakan proyek strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dirancang untuk mengalihkan lalu lintas kendaraan berat terutama truk CPO yang keluar dari pusat kota. 

*Tujuannya, mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan tingkat kerusakan jalan di area perkotaan yang selama ini terdampak oleh beban kendaraan berlebih," jelasnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengecek langsung kualitas proyek mengukur lebar dan tinggi jalan, juga mengecek secara detail 

Pemerintah provinsi menunjukkan komitmen kuat dalam pembangunan proyek ini dengan mengalokasikan anggaran hingga puluhan miliar rupiah pada 2025. (SB) 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard