Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Dukung Program Strategis 3 Juta Pohon, Gubernur Targetkan Kobar 100 Ribu Pohon

Redaksi 09-06-2025, 05:27 WIB 1 menit baca
Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran bersama Ketua TP-PKK Aisyah Thisia Agustiar Sabran saat turut serta melaksanakan kegiatan penanaman pohon di kawasan Danau Asam. (FOTO:DIKOMINFOSANTIK)
Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran bersama Ketua TP-PKK Aisyah Thisia Agustiar Sabran saat turut serta melaksanakan kegiatan penanaman pohon di kawasan Danau Asam. (FOTO:DIKOMINFOSANTIK)

SB, PANGKALAN BUN - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, bersama Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah Provinsi, melaksanakan kegiatan penanaman pohon di kawasan Danau Asam, Kecamatan Kotawaringin Lama, pada Minggu (8/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis penanaman tiga juta pohon yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup dan peningkatan kualitas ekosistem di wilayah provinsi.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Agustan Saining, menyampaikan bahwa pohon yang ditanam meliputi jenis-jenis produktif dan bernilai ekologis tinggi, seperti mahoni, rambutan, lengkeng, dan tanaman lainnya.

“Sebagai bagian dari target program tersebut, wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat ditetapkan untuk penanaman sebanyak 100.000 pohon, melalui penanaman langsung di lokasi serta pembagian bibit kepada masyarakat untuk mendukung perluasan penghijauan,” jelas Agustan.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mendorong ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui upaya penghijauan yang berkelanjutan.

“Kami ingin program ini tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Penghijauan harus menjadi gerakan bersama,” ujar Gubernur.

Program penanaman tiga juta pohon ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi dampak perubahan iklim, serta memperkuat kualitas lingkungan hidup di Kalimantan Tengah. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard