Lewati ke konten utama
Budaya

Lomba Besei Kambe Polda Kalteng Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79

Redaksi 20-06-2025, 02:22 WIB 1 menit baca
Pejabat Polda Kalteng ketika meriahkan lomba besei kambe yang dilaksanakan di kawasan bawah jembatan Kahayan. (FOTO:HUMAS POLDA KALTENG)
Pejabat Polda Kalteng ketika meriahkan lomba besei kambe yang dilaksanakan di kawasan bawah jembatan Kahayan. (FOTO:HUMAS POLDA KALTENG)

SB, PALANGKA RAYA - Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menggelar Lomba Besei Kambe, lomba mendayung tradisional khas suku Dayak Ngaju, yang dilaksanakan di bawah kawasan Jembatan Sungai Kahayan, Jalan S Parman, Kota Palangka Raya, Jumat (20/6).

Kegiatan budaya ini diikuti oleh 53 tim peserta yang terdiri dari perwakilan satuan kerja Polda Kalteng, jajaran Polres kabupaten/kota, personel Polri, serta masyarakat umum. Total peserta tercatat sebanyak 106 orang.

Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Rakhmad Setyadi yang hadir mewakili Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari upaya pelestarian kearifan lokal dan budaya asli Kalimantan Tengah.

“Lomba Besei Kambe ini bukan hanya hiburan atau bentuk peringatan semata, tetapi juga sebagai wujud penghormatan dan pelestarian budaya suku Dayak, khususnya Dayak Ngaju,” ujar Wakapolda.

Menurutnya, budaya lokal seperti Besei Kambe perlu diangkat dan diperkenalkan secara luas agar dikenal dan dicintai oleh generasi muda. Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi semangat Hari Bhayangkara, yang tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”.

“Kami berharap antusiasme dari para peserta dan penonton mencerminkan semangat pelestarian budaya lokal. Ini juga menjadi momentum mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, dan sarana memperkenalkan budaya kepada anak-anak muda agar tetap lestari,” tambahnya.

Melalui lomba ini, Polda Kalteng menunjukkan komitmennya tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga sebagai mitra dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah yang menjadi identitas masyarakat Kalimantan Tengah. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard