SB, PURUK CAHU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan program sosial bertajuk “Satu Seragam Sejuta Harapan” yang diinisiasi oleh PT Maruwai Coal bekerja sama dengan Yayasan Adarao Bangun Negeri.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi dunia usaha dengan pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan pendidikan dasar di wilayah Kabupaten Murung Raya.
Acara pembagian seragam dilangsungkan di Gedung DAD Kabupaten Murung Raya dan dibuka secara resmi oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, didampingi Wakil Bupati, Rahmanto Muhidin, pada Jumat (20/6/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Sekretaris Daerah, Sarwo Mintarjo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Putu Suranta, jajaran manajemen PT Maruwai Coal, serta para tamu undangan lainnya.
Program “Satu Seragam Sejuta Harapan” merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan induk PT Alamtri Resources Indonesia melalui PT Maruwai Coal, dalam mendukung pendidikan di wilayah operasionalnya.
Dalam implementasinya, sebanyak 1.553 paket seragam sekolah telah disalurkan ke 23 sekolah dasar, yang sebagian besar telah diterima langsung oleh masing-masing sekolah.
Kegiatan pembagian seragam kali ini dihadiri 50 siswa-siswi dari 10 sekolah dasar, di antaranya SD Kohong, SDN Dirung Sararung 1, SDN Dirung Sararung 2, SDN Hingan Tokung, SDN Tumbang Baloi, MIN 3 Murung Raya, MIN 2 Murung Raya, SDN Muara Laung 1-1, SDN Muara Laung 1-2, dan SDN Muara Laung 2-1
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT Maruwai Coal terhadap peningkatan semangat belajar siswa di daerah.
“Program ini menjadi contoh konkret sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam memperhatikan kebutuhan pendidikan anak-anak kita. Kami sangat mengapresiasi komitmen PT Maruwai Coal dalam upaya ini,” ucap Heriyus.
Sementara itu, Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menambahkan bahwa bantuan seragam sekolah ini bukan hanya soal kebutuhan material, tetapi juga membawa harapan baru bagi anak-anak untuk terus berjuang dalam pendidikan, meskipun di tengah keterbatasan.
“Semoga program ini menginspirasi perusahaan lainnya untuk turut berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan seperti seragam dan alat tulis. Ini adalah investasi sosial jangka panjang,” tuturnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap semakin banyak pihak terlibat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, merata, dan bermutu bagi seluruh anak-anak di wilayahnya. (sb/*)