Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Wagub Kalteng Lantik DPD PTI, Dorong Generasi Muda Jadi Lokomotif Swasembada Pangan

Redaksi 15-07-2025, 03:47 WIB 2 menit baca
Wagub Kalteng, Edy Pratowo foto bersama pengurus DPD Pemuda Tani Indonesia. (FOTO:MMC KALTENG)
Wagub Kalteng, Edy Pratowo foto bersama pengurus DPD Pemuda Tani Indonesia. (FOTO:MMC KALTENG)

SB, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam membangun ketahanan pangan berkelanjutan dengan mendorong keterlibatan aktif generasi muda di sektor pertanian.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalteng, H Edy Pratowo, saat melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pemuda Tani Indonesia (PTI) Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025-2030 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (15/7/2025).

Dalam sambutan tertulis Gubernur H. Agustiar Sabran yang dibacakan Wagub, ditegaskan bahwa keberadaan organisasi Pemuda Tani Indonesia merupakan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pertanian modern, mandiri, dan berbasis inovasi.

“Regenerasi petani adalah fondasi utama menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional, terutama di tengah dinamika perubahan iklim dan tantangan global,” ujar Wagub Edy Pratowo.

Gubernur menekankan bahwa sektor pertanian tidak bisa lagi bergantung pada pendekatan konvensional. Generasi muda harus menjadi pelaku utama dalam membawa pertanian ke arah teknologi, efisiensi, dan nilai tambah.

Sejumlah program unggulan juga disebutkan, seperti pembangunan rice milling unit, pabrik pakan ternak, dan fasilitas pengolahan pascapanen di beberapa wilayah, serta program pendidikan dan pelatihan berbasis industri, seperti satu rumah satu sarjana dan balai pelatihan pertanian.

“Pemerintah terus mendorong integrasi antara pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu sistem yang efisien dan bernilai ekonomi tinggi,” tambahnya.

Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah terpilih, Deden Agustiar Sabran, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyatakan bahwa pertanian kini adalah ruang kreasi dan inovasi, bukan lagi identik dengan kerja kasar.

“Bertani hari ini adalah profesi strategis yang menyatukan teknologi, manajemen, dan kewirausahaan. Pemuda harus mengambil peran aktif karena potensi ekonomi dari sektor ini sangat besar,” tegasnya.

Sebagai simbolisasi pelantikan, Deden menerima pataka organisasi sebagai wujud semangat baru dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab.

Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Pemuda Tani Indonesia, Raden Sonny Suroyo Jr, dalam arahannya menyatakan bahwa Kalimantan Tengah menjadi provinsi ke-28 yang membentuk DPD, dan dinilai memiliki kesiapan tinggi menjadi model sukses gerakan pemuda tani nasional.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah awal dari kerja-kerja lapangan: tanam perdana, panen raya, festival pertanian, hingga produk lokal yang nyata. Kita ingin Pemuda Tani bergerak dan memberi dampak,” tegas Sonny.

Pelantikan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, bupati se-Kalimantan Tengah, Ketua Panitia Musda Luar Biasa Rusdi, serta Kepala OPD terkait. Diharapkan, kehadiran DPD Pemuda Tani Indonesia Kalteng mampu memperkuat sinergi antara pemuda, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas petani dalam membangun pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Momentum pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional yang digerakkan dari desa, melalui lahan, dan dipimpin oleh semangat muda yang inovatif. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard