Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Bupati Kapuas Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

Redaksi 07-09-2025, 03:40 WIB 1 menit baca
Bupati Kapuas HM. Wiyatno, Wakil Bupati Kapuas Dodo, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan foto bersama Silaturahmi Kebangsaan yang digelar di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, pada Jumat (5/9/2025) malam. FOTO: HUMAS
Bupati Kapuas HM. Wiyatno, Wakil Bupati Kapuas Dodo, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan foto bersama Silaturahmi Kebangsaan yang digelar di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, pada Jumat (5/9/2025) malam. FOTO: HUMAS

SB, KUALA KAPUAS –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menggelar Silaturahmi Kebangsaan yang digelar di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, pada Jumat (5/9/2025) malam.

Acara tersebut dihadiri Bupati Kapuas HM. Wiyatno, Wakil Bupati Kapuas Dodo, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan.

Bupati Kapuas, HM Wiyatno, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan persaudaraan di tengah dinamika sosial yang belakangan ini terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Bupati menegaskan meski aksi demonstrasi marak terjadi di beberapa provinsi maupun kabupaten, Kabupaten Kapuas tetap mampu menjaga ketenangan. Aspirasi masyarakat bisa tersampaikan dengan baik tanpa menimbulkan kerusuhan.

"Kita patut bersyukur di Kabupaten Kapuas semua berjalan aman. Karena aspirasi yang disampaikan tetap kondusif, terkendali, dan tidak menimbulkan anarkisme," ucap Bupati. 

Wiyatno mengatakan pentingnya menyampaikan aspirasi secara damai, bermartabat, dan sesuai aturan perundang-undangan. Selain itu mengingatkan para ASN dan perangkat daerah untuk tidak terlibat dalam politik praktis maupun tindakan provokatif.

"Harapan kita masyarakat diminta bijak dalam menerima, serta menyikapi informasi yang ada di media sosial. Penyebaran hoaks dan informasi yang menyesatkan harus dicegah, agar tidak memicu perpecahan," tegasnya. 

Bupati mengakui peran penting tokoh agama, tokoh masyarakat, serta generasi muda sebagai penyejuk di tengah dinamika sosial. Karena Kalimantan Tengah umumnya dan khususnya Kapuas, sebagai miniatur Indonesia yang harus menjadi teladan dalam menjaga kerukunan.

"Jangan sampai perbedaan memecah belah persatuan. Mari kita kedepankan permusyawarahan, saling menghargai, dan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan," tandasnya. (f4/sb) 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard