Hasan Busyairi Tekankan Pentingnya Sertifikasi Kebersihan Dapur SPPG
SB, PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, mengingatkan pentingnya penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi penopang program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Setiap dapur penyedia makanan bergizi gratis bagi siswa harus memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bukti kelayakan operasional,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).
Menurut Hasan, dapur SPPG memiliki peran strategis dalam mendukung program MBG yang dijalankan pemerintah. Karena itu, kualitas pengolahan makanan harus benar-benar dijaga agar aman dikonsumsi oleh peserta didik.
“Sertifikat SLHS bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi jaminan bahwa makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan dan kebersihan. Ini menyangkut keselamatan serta tumbuh kembang anak-anak kita,” tambahnya.
Ia menegaskan, penerapan standar higiene dan sanitasi di dapur SPPG merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus kepatuhan terhadap regulasi.
“Kalau di Palangka Raya relatif sudah baik, namun kita tetap perlu memastikan tidak ada dapur yang luput dari pengawasan. Jangan sampai muncul kasus makanan yang tidak layak konsumsi,” katanya.
Hasan juga menilai, keberadaan SLHS menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap penerima manfaat program MBG, terutama siswa dari keluarga kurang mampu.
“Dengan sertifikat tersebut, masyarakat dapat merasa tenang karena makanan yang diberikan telah melalui proses pemeriksaan kesehatan lingkungan dan sanitasi yang ketat,” tuturnya.
Selain aspek fasilitas, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lapangan. Setiap relawan atau petugas dapur perlu mendapatkan pelatihan teknis mengenai pengolahan dan penyajian makanan bergizi.
“SDM yang terlatih menjadi kunci utama agar program MBG berjalan efektif dan aman. Dengan begitu, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para peserta didik,” jelasnya.
Hasan berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaksana teknis di lapangan dapat terus diperkuat. Dengan pengawasan yang baik serta penerapan standar kesehatan yang disiplin, program MBG di Kota Palangka Raya diyakini dapat berjalan optimal.
“Kita ingin memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang bergizi, sehat, dan aman. Karena dari makanan yang baik, lahir generasi yang kuat dan cerdas,” pungkasnya. (sb/*)