Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Edukasi Kebersihan Dinilai Kunci Atasi Masalah Sampah di Palangka Raya

Redaksi 19-11-2025, 04:04 WIB 1 menit baca
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu

SB, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, menegaskan bahwa edukasi kebersihan harus menjadi fokus utama dalam upaya menekan persoalan sampah di Kota Palangka Raya. Menurutnya, permasalahan lingkungan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga perilaku dan kesadaran masyarakat.

“Pemerintah dapat menyediakan berbagai sarana, namun tanpa edukasi yang berkelanjutan, kesadaran menjaga kebersihan tidak akan terbentuk dengan baik,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Hap menilai bahwa pembiasaan hidup bersih harus ditanamkan sejak dini, baik melalui pendidikan formal maupun pola asuh dalam keluarga. Orang tua juga memiliki peran besar dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada anak.

“Selain itu, kegiatan gotong royong di lingkungan permukiman dapat menjadi metode edukasi langsung yang efektif. Melalui kegiatan bersama, masyarakat belajar menjaga kebersihan tidak hanya dari teori, tetapi dari praktik nyata,” tambahnya.

Ia menyebutkan, jika kegiatan gotong royong dilakukan secara rutin, hal itu dapat menjadi bentuk pendidikan sosial yang mengingatkan masyarakat bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama.

Hap Baperdu juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan, terutama di kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat seperti tokoh lokal, sekolah, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas lingkungan akan membuat pesan edukatif lebih mudah tersampaikan.

“Edukasi publik harus terus digencarkan. Ketika masyarakat memahami pentingnya perilaku hidup bersih, permasalahan sampah dapat ditekan secara signifikan,” tegasnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard