Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra ketika menghadiri Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu se-Kabupaten Lamandau Tahun 2025. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, NANGA BULIK - Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, secara resmi membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu se-Kabupaten Lamandau Tahun 2025 pada Kamis (20/11/2025) di GPU Lantang Torang, Nanga Bulik.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kader Posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar bagi ibu, bayi, balita, dan keluarga. Ia menyebut peningkatan kapasitas kader sebagai investasi strategis untuk memperkuat kualitas pelayanan dasar di Kabupaten Lamandau.
“Kader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Kita ingin memastikan layanan dasar benar-benar hadir sampai tingkat desa dan dusun,” ujarnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa Posyandu kini memasuki fase transformasi menuju layanan terintegrasi sesuai enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Dengan demikian, peran Posyandu tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan saja, tetapi juga meliputi edukasi, penyediaan informasi sosial, serta penggerak peningkatan kesejahteraan keluarga.
“Kader harus memahami perkembangan ini agar mampu memberikan pelayanan yang lebih lengkap, lebih berkualitas, dan lebih berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Lamandau, Muriadi, menyampaikan bahwa pelatihan dilaksanakan selama dua hari, yakni 20–21 November 2025, dengan jumlah peserta mencapai 170 orang.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas PUPRKIMTAN, Dinas Sosial, serta Satpol PP Kabupaten Lamandau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua GOW Kabupaten Lamandau, para kepala OPD terkait, para camat, serta kader Posyandu dari seluruh kecamatan. (sb/*)