Lewati ke konten utama
Provinsi

Sebelum Meninggal, Titi Wati Tidak Bisa Makan Sejak 1 Bulan Lalu

Redaksi 30-01-2023, 02:11 WIB 2 menit baca
DISEMAYAMKAN : Keluarga almarhum, saat mendoakan disamping jenasah Titi Wati. (FOTO:SYAHYUDI)
DISEMAYAMKAN : Keluarga almarhum, saat mendoakan disamping jenasah Titi Wati. (FOTO:SYAHYUDI)

SB, PALANGKA RAYA - Titi Wati (42) wanita penyandang obesitas menghembuskan nafas terakhir setelah sempat dinyatakan koma dirawat di rumah RSUD Doris Sylvanus, Senin (30/1/2023).

Menantu almarhum yakni Suratno mengatakan, almarhum dinyatakan sakit dan tidak bisa makan sekitar kurang lebih 1 bulan dan makan cuman sedikit-sedikit.

"Beliau tidak mau makan sama sekali, yang parah itu empat hari yang lalu dan kemarin keadaan sudah koma dan sempat ngomong tidak nyambung lagi," ucapnya.

Selain itu juga dulu sempat 10 hari dibawa ke rumah sakit, karena gara-gara tidak bisa BAB, setelah dirawat lalu pulang kerumah dan mengalami sakit-sakit.

"Korban sempat mengalami sakit dikaki tangan, terasa pegal-pegal," tambahnya.

Sementara itu, Kabid Data dan Informasi Tagana Sugeng wahono Sugeng Wahono menerangkan, berdasarkan informasi dari pihak keluarga, sudah beberapa hari beliau tidak makan apa-apa, termasuk minum air putih tidak ada sama sekali.

"Yang sudah parah itu dua hari, dan informasinya beliau selama dua bulan terakhir hanya bisa tengkurap, dan almarhum meninggal dunia itu sekitar pukul 06.00 WIB," lanjutnya.

Sebelum almarhum meninggal dunia, sempat dilarikan kerumah sakit sekitar pukul 23.00 WIB malam itu, disuruh ngumpul di posko dan kurang lebih sekitar pukul 23.30 meluncur kekediaman almarhum, tepatnya di Jalan G Obos 19B Gang Aman.

"Kami koordinasi dengan pihak keluarga, menyiapkan sesuatunya, termasuk karpet yang ada untuk mengangkat beliau, kesulitannya beliau itu tidak bisa bergerak karena posisi tengkurap dan informasinya beliau tengkurap sudah 2 bulan," katanya.

Jadi kesulitan itu saat memasukan karpet kebawah badan beliau, akhirnya kasur itu dipotong diambil atasnya saja, baru bisa diangkat dan setelah bisa diangkat menggunakan pick up.

"Sekitar pukul 01.00 WIB tiba dirumah sakit, dalam keadaan tidak sadarkan diri, dan setelah kita antar kerumah sakit lalu kita pulang, dan sekitar pukul 05.00 WIB dapat informasi dari rumah sakit, bahwa pasien yang kami evakuasi malam tadi meninggal dunia, dan almarhum ini akan dimakamkan di pemakaman Kereng Bangkirai," ungkapnya. (yud/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard