Lewati ke konten utama
DPRD Murung Raya

Waket I DPRD Mura Tekankan Anak sebagai Subjek Pembangunan

Redaksi 14-12-2025, 08:43 WIB 1 menit baca
Waket I DPRD Mura, Dina Maulidah menghadiri Peringatan HAN dan Gebyar PAUD. (FOTO: ISTIMEWA)
Waket I DPRD Mura, Dina Maulidah menghadiri Peringatan HAN dan Gebyar PAUD. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PURUK CAHU – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura), Dina Maulidah menegaskan bahwa anak harus diposisikan sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek, dalam setiap kebijakan dan program pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Murung Raya di GPU Tira Tangka Balang, Puruk Cahu, Jumat (12/12/2025).

Menurut Dina Maulidah, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi dan melindungi hak-hak anak, termasuk hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Ia menyampaikan bahwa DPRD Murung Raya terus mendorong pemerintah daerah agar kebijakan pembangunan benar-benar berpihak pada kepentingan terbaik anak. Mulai dari peningkatan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan ruang aman dan ramah anak di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Anak-anak adalah generasi penerus yang akan menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Karena itu, suara dan kebutuhan mereka harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap perencanaan pembangunan,” ujar Dina.

Dina Maulidah juga menyoroti pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak.

Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah kekerasan terhadap anak serta menumbuhkan budaya saling menghormati dan anti perundungan sejak usia dini.

Terkait Gebyar PAUD, Waket I DPRD Mura menilai pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan kepribadian anak. Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas layanan PAUD agar lebih holistik, inklusif, dan merata hingga ke wilayah pelosok. (Ang/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard