Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

SDN 3 Kota Besi Hilir Luncurkan Inovasi JELAWAT

Redaksi 29-12-2025, 01:19 WIB 1 menit baca
Peluncuran inovasi pembelajaran berbasis kreatif lokal bertajuk JELAWAT. (FOTO: ISTIMEWA)
Peluncuran inovasi pembelajaran berbasis kreatif lokal bertajuk JELAWAT. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - SD Negeri 3 Kota Besi Hilir, Kecamatan Kobes, Kabupaten Kotim, resmi meluncurkan inovasi pembelajaran berbasis kearifan lokal bertajuk “Jelawat” (Jelajah Warisan Adat dan Tradisi), serta memperkenalkan maskot kebanggaan sekolah.

Inovasi yang diluncurkan ini memadukan khazanah budaya lokal dengan akselerasi digital.

Kepala Bidang GTK Disdik Kotim, Edie Sucipto menilai, ini menjadi bukti nyata transformasi pendidikan yang tetap berpijak pada akar budaya daerah.

"Kita mengapresiasi dan berharap SDN 3 Kota Besi Hilir menjadi pionir yang metode inovasinya dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah lain di seluruh Kabupaten Kotim," kata Edie, Senin (29/12/2025).

Edie mengatakan, iisiatif ini menandai langkah adaptif sekolah terhadap era digitalisasi tanpa meninggalkan esensi tradisi.

"Melalui platform ini, siswa nantinya bisa diajak mengeksplorasi kekayaan lokal secara visual dan interaktif," ujarnya.

Kepala SDN 3 Kota Besi Hilir, Eka Purdiawati, menegaskan bahwa inovasi ini lahir dari visi besar untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual.

“Kami berkomitmen membangun identitas karakter peserta didik melalui nilai-nilai luhur budaya. Melalui Jelawat dan maskot sekolah Si Jelo, kami ingin menciptakan ekosistem belajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bangga akan jati dirinya sebagai putra-putri daerah,” ujar Eka.

Ia menjelaskan, inovasi Jelawat (Jelajah Warisan Adat dan Tradisi), merupakan media pembelajaran interaktif berbasis website.

Ia memandang inovasi ini sebagai instrumen promosi kebudayaan yang efektif. Baginya, edukasi sejak dini adalah kunci pelestarian sejarah dan pariwisata daerah.

Pihaknya barapan besar bahwa sinergi yang telah terjalin mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Bumi Habaring Hurung, membawa Kotawaringin Timur menuju masa depan yang inovatif namun tetap berbudaya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard