Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Kades Bawan : Kondisi Jalan Penghubung Desa Tanjung Jaringau-Kuala Kuayan Butuh Perhatian

Redaksi 11-01-2026, 04:24 WIB 1 menit baca
Kondisi Jalan yang menghubungkan Desa Tanjung Jariangau hingga Kelurahan Kuala Kuayan. FOTO: ISTIMEWA/SB
Kondisi Jalan yang menghubungkan Desa Tanjung Jariangau hingga Kelurahan Kuala Kuayan. FOTO: ISTIMEWA/SB

SB, SAMPIT - Kerusakan jalan penghubung di Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali menuai sorotan. 

Jalan yang menghubungkan Desa Tanjung Jariangau hingga Kelurahan Kuala Kuayan dinilai sudah sangat mendesak untuk segera ditangani pemerintah daerah.

Kepala Desa Bawan, Wawas Setiawan Marang, menegaskan bahwa kondisi jalan tersebut harus mendapat atensi serius dan dijadikan proyek prioritas kabupaten.

Pasalnya, Desa Bawan berada di jalur vital yang menjadi penghubung utama antar desa dan kecamatan di wilayah tersebut.

"Perlu di atensi juga jalan ini untuk menjadi proyek prioritas kabupaten," kata Wawan, Minggu (11/1/2026).

Menurutnya, jalan tersebut bukan sekadar akses biasa, melainkan urat nadi kehidupan masyarakat. Aktivitas ekonomi warga, akses pendidikan, hingga koordinasi pemerintahan sangat bergantung pada kondisi jalan itu.

"Ekonomi, pendidikan, koordinasi dan mobilitas masyarakat disitu sudah menjadi jantungnya," ujarnya.

Diketahui jalan tersebut merupakan jalan yang dibagun pertama kali pada masa kepemimpinan Presiden Suharto dan hingga kini jalan tersebut belum pernah diperbaharui.

"Jalan Itu sekarang sudah menjadi akses utama lintas desa dan kecamatan. Kasihan warga kita," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, akibat kerusakan alrah warga terjebak selama 3 jam di ruas jalan penghubung Desa Tanjung Jariangau menuju Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu. 

Kondisinya dipenuhi lumpur tebal sehingga kendaraan kerap terperosok, sementara pemerintah daerah dinilai terkesan membiarkan kerusakan ini berlarut-larut.

Seorang warga, Ilham mengaku dirinya bersama keluarga sempat terjebak hampir tiga jam karena mobil yang mereka gunakan tidak mampu melintasi jalan tersebut. (f1/SB)

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard