Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Pemkab Kapuas Gandeng Alfamart, UMKM Didorong Tembus Pasar Ritel Modern

Redaksi 02-02-2026, 11:52 WIB 2 menit baca
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas, Kusmiatie, Kepala DPMPTSP Kapuas Teguh Yunianto, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kapuas, perangkat daerah terkait, pihak Alfamart, narasumber, serta 50 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Kapuas. FOTO: FADLI/SB
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas, Kusmiatie, Kepala DPMPTSP Kapuas Teguh Yunianto, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kapuas, perangkat daerah terkait, pihak Alfamart, narasumber, serta 50 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Kapuas. FOTO: FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS– Pemerintah Kabupaten Kapuas terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di era pasar modern.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Manajemen dan Promosi Pelaku Usaha/UMKM Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), yang digelar di Aula Rapat DPMPTSP Kabupaten Kapuas, pada Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Kapuas HM Wiyatno yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas, Kusmiatie. Turut hadir Kepala DPMPTSP Kapuas Teguh Yunianto, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kapuas, perangkat daerah terkait, pihak Alfamart, narasumber, serta 50 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Kusmiatie, ditegaskan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah karena berperan besar dalam menyerap tenaga kerja dan menjaga ketahanan ekonomi masyarakat. Namun, UMKM juga dihadapkan pada tantangan persaingan pasar modern dan perkembangan digital yang semakin ketat.

"UMKM harus didorong untuk naik kelas. Hal ini memerlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pihak swasta. Kami mengapresiasi Alfamart yang telah menjembatani produk lokal Kapuas agar berpeluang masuk ke jaringan ritel modern," ujar Kusmiatie membacakan sambutan Bupati.

Lanjutnya melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pembekalan terkait standar mutu produk ritel, manajemen pengemasan yang menarik, strategi promosi, serta kelengkapan legalitas usaha.

"Pemerintah daerah berharap produk-produk lokal Kapuas, seperti makanan olahan, camilan, dan kerajinan, dapat dipasarkan lebih luas bahkan menembus pasar nasional," tegasnya.

Sementara Kepala DPMPTSP Kapuas, Teguh Yunianto, dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan membangun ekosistem kemitraan yang inklusif antara usaha besar dan pelaku UMKM.

Menurutnya, pelaku UMKM perlu beradaptasi dengan sistem pemasaran modern agar mampu bersaing.

"Dengan pemasaran yang lebih luas, diharapkan kesejahteraan pelaku UMKM meningkat. Di sisi lain, perusahaan besar juga dapat menjalankan kemitraan usaha secara berkelanjutan," jelas Teguh.

Dirinya menambahkan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas UMKM, termasuk mendorong standarisasi produk agar dapat diterima di pasar ritel modern.

"Dengan kegiatan ini, Pemkab Kapuas berharap UMKM lokal semakin berkembang, produknya berkualitas, berdaya saing, serta memiliki akses pasar yang lebih luas," pungkasnya. (hms/f4) 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard