Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Legislator Kalteng Dorong Penguatan BUMD untuk Tingkatkan Kemandirian Keuangan Daerah

Redaksi 03-02-2026, 12:21 WIB 1 menit baca
Purdiono
Purdiono

SB, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono, mengingatkan pentingnya peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam memperkuat keuangan daerah.

Menurutnya, langkah ini sangat diperlukan agar Kalimantan Tengah tidak terlalu bergantung pada anggaran pemerintah pusat, terutama di tengah kebijakan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD).

Purdiono menilai, daerah sebenarnya memiliki banyak potensi yang dapat dimaksimalkan melalui pengelolaan BUMD. Jika dikelola secara serius, profesional, dan transparan, BUMD berpotensi menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjanjikan.

“Daerah harus memiliki kebijakan sendiri agar PAD bisa bertambah. Salah satunya dengan mengoptimalkan BUMD yang sudah kita miliki,” ujarnya, Selasa (3/2/2025).

Ia menegaskan bahwa ketergantungan yang terlalu besar terhadap pemerintah pusat akan membuat daerah menjadi rentan ketika terjadi pemangkasan anggaran. Dampaknya, kata dia, dapat langsung dirasakan pada belanja daerah hingga terhambatnya pelaksanaan pembangunan.

“Ketergantungan terhadap pusat itu harus dikurangi. BUMD seharusnya bisa menjadi salah satu sumber pendapatan yang benar-benar diandalkan oleh daerah,” tambahnya.

Selama ini, Kalimantan Tengah masih cukup bergantung pada anggaran dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, Purdiono mendorong pemerintah daerah agar lebih serius memperkuat kemandirian fiskal dengan mengelola potensi daerah secara optimal melalui BUMD.

“Penguatan BUMD bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga langkah strategis jangka panjang agar daerah mampu membiayai pembangunan tanpa selalu menunggu bantuan dari pusat. Peran pemerintah pusat tetap penting, namun daerah juga harus mandiri. Dengan BUMD yang kuat, pembangunan bisa terus berjalan,” pungkasnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard