Lewati ke konten utama
Provinsi

Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Sampit Mulai Ramai

Redaksi 07-03-2026, 08:59 WIB 2 menit baca
Tampak mulai terlihat padat arus mudik lebaran di Pelabuhan Sampit. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
Tampak mulai terlihat padat arus mudik lebaran di Pelabuhan Sampit. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT - Arus penumpang melalui jalur laut di Pelabuhan Sampit mulai menunjukkan peningkatan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Salah satu kapal yang tiba di Sampit, KM Dharma Rucitra VI, tercatat membawa ratusan penumpang tujuan Semarang.

Manager , PT Dharma Lautan Utama Cabang Sampit Kacung Muhadi, menyampaikan bahwa kapal tersebut tiba dengan membawa ratusan penumpang.

“Hari ini KM Dharma Rucitra VI datang dari Sampit dan berangkat tujuan Semarang dengan membawa penumpang sebanyak 349 jiwa,” ujar Kacung Muhadi, Jumat (6/3/2026).

Sementara itu, untuk penumpang yang turun pada kedatangan sebelumnya juga cukup banyak.

“Yang turun kemarin sekitar 200-an penumpang,” tambahnya.

Pihaknya juga telah merilis jadwal keberangkatan kapal untuk beberapa rute utama dari Sampit, baik menuju Semarang maupun Surabaya. Penjualan tiket bahkan sudah dibuka sejak beberapa hari lalu.

“Kami sudah merilis jadwal, baik KM Dharma Rucitra VI dari Sampit tujuan Semarang maupun KM Kirana III dari Sampit tujuan Surabaya. Penjualan tiket sudah kami lakukan sejak hari Minggu kemarin,” jelasnya.

Untuk kapasitas penumpang, masing-masing kapal memiliki daya angkut yang berbeda.

“Kapasitas KM Dharma Rucitra VI sebanyak 372 penumpang, sedangkan KM Kirana III memiliki kapasitas 598 penumpang,” katanya.

Menjelang puncak arus mudik, sejumlah jadwal keberangkatan bahkan sudah dipenuhi calon penumpang.

“Untuk keberangkatan tanggal 15 Maret sudah penuh. Saat ini yang masih tersedia untuk tujuan Semarang tanggal 18 Maret dan Surabaya tanggal 19 Maret,” ungkapnya.

Pihak perusahaan juga masih menunggu proses dispensasi tambahan kuota penumpang yang saat ini sedang diajukan.

“Dispensasi masih kami proses. Jadi ada kemungkinan nanti bisa membuka slot lagi jika sudah ada keputusan,” jelasnya.

Terkait potensi kenaikan harga tiket akibat isu kenaikan harga minyak dunia imbas konflik di Timur Tengah, pihaknya mengatakan keputusan tersebut akan menunggu arahan dari manajemen pusat.

“Kalau soal itu nanti kami koordinasikan dengan manajemen kantor pusat. Kita lihat perkembangan lebih lanjutnya bagaimana,” katanya.

Untuk arus mudik Lebaran tahun ini, rute Sampit–Semarang dan Sampit–Surabaya masing-masing dijadwalkan memiliki empat kali keberangkatan hingga mendekati hari H Lebaran.

“Arus mudik ke Semarang ada empat call, ke Surabaya juga empat call sampai hari H. Sementara untuk arus balik ada tiga call,” pungkasnya. (f1/SB)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard