Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Gang Suka Maju

Redaksi 12-03-2026, 11:04 WIB 2 menit baca
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran bersama Kapolda dan Pangdam menyalurkan bantaun untuk korban kebakaran di Gang Suka Maju. (FOTO:ISTIMEWA)
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran bersama Kapolda dan Pangdam menyalurkan bantaun untuk korban kebakaran di Gang Suka Maju. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Gubernur Agustiar Sabran menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Gang Suka Maju, Jalan Murjani, Palangka Raya, Rabu (11/3/2026) sore. Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, peralatan tidur, serta pendirian dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga yang kehilangan tempat tinggal.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi Kapolda Iwan Kurniawan dan Pangdam XXII/Tambun Bungai, Zainul Arifin, yang turut langsung menyerahkan bantuan kepada para korban.

Kebakaran yang terjadi pada Selasa malam (10/3/2026) itu menghanguskan puluhan rumah, membuat sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal. Menyikapi musibah ini, Gubernur menyampaikan rasa empati dan dukanya kepada warga terdampak.

“Saudara-saudara kita ini dapat duka, ya kan, kebakaran di sini. Setiap duka masyarakat adalah duka kami semuanya. Termasuk Pak Pangdam, Pak Kapolda, kita semua. Maka itu pastinya kami hadir selaku pemerintah,” kata Agustiar.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyalurkan bantuan sesuai tingkat kerusakan rumah yang dialami. Untuk rumah rusak berat diberikan bantuan Rp15 juta, rusak sedang Rp10 juta, dan rusak ringan Rp7,5 juta. Selain itu, warga yang harus menyewa barak juga mendapatkan bantuan tambahan.

“Selain bantuan dana, kami juga memastikan para korban mendapatkan dukungan melalui berbagai program sosial pemerintah, termasuk program Kartu Huma Betang Sejahtera. Semua korban akan mendapatkan kartu ini,” tegas Gubernur.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan korban agar diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah.

“Doakan saja untuk mereka semua. Semoga mereka sabar dan tawakal menghadapi musibah ini. Kita manusia hanya berikhtiar dan berusaha, rezeki dan maut itu rahasia Tuhan,” imbuh Agustiar.

Berdasarkan data sementara, kebakaran mengakibatkan 11 rumah rusak berat, 14 rumah rusak ringan, serta sembilan barak terdampak, dengan total 34 pintu. Secara keseluruhan, musibah ini memengaruhi 36 kepala keluarga atau 127 jiwa yang kini membutuhkan bantuan untuk pemulihan pascakebakaran.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah kebakaran serupa di masa mendatang. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard