DPRD Kalteng Soroti Pendangkalan Sungai Mentaya, Hambat Arus Mudik di Sampit
SB, PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Daerah Pemilihan (Dapil) II, Sudarsono, menyoroti kendala transportasi sungai di Sampit yang dinilai dapat menghambat arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Menurutnya, kondisi Sungai Mentaya yang mengalami pendangkalan menjadi persoalan utama dalam operasional transportasi laut, khususnya di kawasan Pelabuhan Sampit.
“Alur Sungai Mentaya yang mengalami pendangkalan menjadi kendala utama dalam operasional transportasi laut,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Sudarsono menekankan bahwa kondisi tersebut harus segera mendapat perhatian serius karena berpotensi mengganggu kelancaran mobilitas masyarakat, terutama saat puncak arus mudik.
“Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Kotim untuk mencari solusi terbaik terhadap kendala ini,” katanya.
Salah satu langkah yang dinilai efektif untuk mengatasi persoalan tersebut adalah pengerukan alur sungai agar jalur pelayaran kembali normal.
“Pengerukan alur sungai dapat mengembalikan jalur pelayaran ke kondisi normal,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kelancaran transportasi di Sampit mengingat daerah tersebut memiliki peran strategis sebagai pintu masuk utama Kalimantan Tengah melalui jalur laut.
“Sampit harus menjadi pintu gerbang Kalteng yang lancar dan aman,” tegasnya.
Dengan penanganan yang tepat, Sudarsono berharap aktivitas transportasi laut dapat berjalan optimal, sehingga mendukung kelancaran arus mudik serta aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami akan terus mendorong solusi terbaik untuk mengatasi kendala transportasi sungai di Sampit,” pungkasnya. (sb/*)