Lewati ke konten utama
Provinsi

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Gereja BFA Gelar Donor Darah Bentuk Wujud Nyata Kepedulian untuk Sesa

Redaksi 19-03-2026, 12:18 WIB 2 menit baca
Pengurus dan Jemaat Gereja Betania Fresh Anointing Palangka Raya ketika meninjau pelaksanaan aksi donor darah. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Pengurus dan Jemaat Gereja Betania Fresh Anointing Palangka Raya ketika meninjau pelaksanaan aksi donor darah. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Wujud nyata kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Gereja Betania Fresh Anointing (BFA) Palangka Raya dengan menggelar aksi donor darah di Jalan Agung, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kamis (19/3/2026).

Kegiatan sosial ini merupakan program perdana yang diinisiasi oleh pengurus gereja dan mendapat sambutan antusias, baik dari jemaat maupun masyarakat umum yang turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Koordinator-2 SDI Gereja BFA Palangka Raya, Riantho B. Ritonga, M.Kes menjelaskan, bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal pihak gereja dalam berkontribusi secara langsung kepada masyarakat luas.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada sesama, karena setetes darah dapat menyelamatkan nyawa manusia. Kegiatan ini juga merupakan program pertama kami dan ke depan akan kami laksanakan secara rutin,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, aksi donor darah ini tidak hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi juga bagian dari panggilan kemanusiaan lintas golongan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut terbuka untuk siapa saja tanpa memandang latar belakang.

“Yang mengikuti aksi donor darah ini tidak hanya dari jemaat gereja saja, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. Kami sangat senang jika semakin banyak yang ikut berpartisipasi,” tambahnya.

Selain donor darah, Gereja BFA sebelumnya juga telah melaksanakan kegiatan sosial lainnya dalam rangka mempererat toleransi antarumat beragama, khususnya di bulan Ramadan.

“Sebelumnya kami juga melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada saudara-saudara muslim di momentum Ramadan ini. Ini sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian lintas iman,” jelas dr. Riantho.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan donor darah ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap keterbatasan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI), yang kerap mengalami kekurangan, sementara kebutuhan di rumah sakit terus meningkat.

“Kami melihat stok darah di PMI seringkali kurang, sementara permintaan cukup tinggi. Dari situ kami tergerak untuk ikut membantu melalui kegiatan donor darah ini,” tuturnya.

Selama kegiatan berlangsung, panitia bekerja sama dengan petugas medis untuk memastikan proses donor berjalan aman dan sesuai prosedur. Para peserta juga terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diperbolehkan mendonorkan darah.

Melalui kegiatan ini, Gereja BFA berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin.

Aksi kemanusiaan ini pun menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, namun memiliki dampak besar bagi keselamatan banyak orang. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard