20 Mesin Hemodialisa di RSUD dr Murjani Kini Beroperasi
SB, SAMPIT - Layanan hemodialisa di RSUD dr Murjani kini mulai berjalan maksimal. Seluruh mesin cuci darah yang tersedia disebut sudah beroperasi untuk melayani pasien.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani, dr. Candra E, mengatakan pihak rumah sakit sebelumnya menargetkan seluruh mesin aktif pada Mei 2026 dan kini target tersebut mulai terealisasi.
“Alhamdulillah sudah mulai beroperasi. Untuk mesin hemodialisa sebenarnya total ada 21 unit, namun yang digunakan untuk pelayanan aktif sebanyak 20 alat,” katanya, Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan, pengoperasian mesin dilakukan secara bertahap antara layanan pagi dan siang agar pemanfaatan alat lebih optimal. Ia menambah, pada pagi hari pihaknya mengoperasikan 18 alat untuk pelayanan pasien. Kemudian siang hari ada sekitar 10 sampai 12 alat yang kembali digunakan setelah pasien pagi selesai dan pulang.
Dengan pola tersebut, dalam sehari jumlah alat yang aktif digunakan untuk pelayanan pasien bisa mencapai 28 hingga 30 kali penggunaan.
“Jadi alat tetap running 20 unit, hanya pembagian pelayanan pasiennya dilakukan pagi dan siang,” jelasnya.
Menurut dr. Candra, seluruh mesin yang tersedia kini sudah dapat difungsikan. Namun, pelayanan siang hari masih belum maksimal lantaran keterbatasan tenaga perawat.
“Kenapa siang belum 18 alat juga, karena jumlah perawat kita masih kurang untuk pelayanan siang. Tapi ke depan akan terus kami penuhi agar seluruh alat bisa dimaksimalkan,” ungkapnya.
Pihak rumah sakit menargetkan seluruh 20 mesin dapat aktif penuh pada layanan pagi maupun siang sehingga kapasitas pelayanan pasien gagal ginjal dapat semakin meningkat. (f1/sb)