Lewati ke konten utama
Provinsi

Produksi Turun, PT SSM Prioritaskan Seluruh Pasokan Minyakita ke Bulog

Redaksi 12-06-2026, 05:39 WIB 1 menit baca
Manager PT SSM, Zul Hendro ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
Manager PT SSM, Zul Hendro ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – PT Sukajadi Sawit Mekar (SSM) di kawasan Bagendang, Kabupaten Kotawaringin Timur, memutuskan memfokuskan seluruh distribusi Minyakita kepada Bulog menyusul penurunan produksi minyak goreng yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan minyak goreng bersubsidi bagi masyarakat tetap terjaga melalui jalur distribusi resmi pemerintah.

Manager PT SSM, Zul Hendro, menjelaskan penurunan produksi terjadi akibat penyesuaian kuota ekspor yang diterapkan saat ini. Meski demikian, perusahaan tetap mengutamakan pemenuhan kebutuhan dalam negeri sesuai kewajiban Domestic Market Obligation (DMO).

“Sejak awal Juni seluruh alokasi Minyakita kami fokuskan ke Bulog karena produksi sedang menurun,” ujarnya saat mendampingi kunjungan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kotim di pabrik PT SSM, Jumat (12/6/2026).

Menurut Zul, produksi minyak goreng perusahaan turun sekitar lima persen dibandingkan kondisi normal. Kondisi tersebut membuat perusahaan menghentikan sementara penyaluran Minyakita melalui distributor lain dan memprioritaskan pasokan untuk Bulog.

Sebelumnya, saat produksi berada di kisaran 75 persen kapasitas, distribusi Minyakita dilakukan melalui Bulog serta jaringan distributor yang melayani wilayah Kotim dan sejumlah daerah lain di Kalimantan Tengah.

Selain penyesuaian kuota ekspor, industri sawit juga menghadapi perubahan pasar dan kebijakan peningkatan penggunaan biodiesel yang diperkirakan akan memengaruhi pola distribusi produk sawit ke depan.

Meski produksi menurun, PT SSM memastikan operasional pabrik tetap berjalan normal dan berkomitmen memenuhi kebutuhan pasar domestik guna menjaga stabilitas pasokan serta harga minyak goreng di tengah upaya pengendalian inflasi. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard