seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Sekolah Rakyat Dibuka di Empat Daerah Kalteng, GTT Diminta Bersiap Ambil Peluang

by Redaksi - Tanggal 10-07-2026,   jam 10:12:23
Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Byran Iskandar Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Byran Iskandar

SB, PALANGKA RAYA – Rencana pembukaan Sekolah Rakyat di empat daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi angin segar bagi para Guru Tidak Tetap (GTT) yang selama ini masih menanti kepastian status kepegawaian.

Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Byran Iskandar, mendorong para GTT untuk tidak melewatkan peluang tersebut. Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat dapat menjadi ruang baru bagi tenaga pendidik yang telah lama mengabdi di dunia pendidikan.

“Walau ada kebijakan untuk tidak ada penambahan tenaga guru menjadi ASN, saya mengimbau agar GTT ikut dalam seleksi guru untuk Sekolah Rakyat. Ini kesempatan yang harus dipersiapkan sejak sekarang,” ujar Byran.

Ia menilai, kebijakan pemerintah yang membatasi penambahan tenaga guru menjadi ASN membuat para GTT perlu melihat peluang lain untuk tetap mengembangkan karier dan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan.

“Jangan sampai perubahan kebijakan membuat semangat para GTT menurun. Justru ini harus menjadi momentum untuk menunjukkan kesiapan dan kemampuan sebagai tenaga pendidik,” katanya.

Byran menyebutkan, pemerintah saat ini tengah membangun Sekolah Rakyat di empat wilayah Kalteng, yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Kabupaten Gunung Mas, dan Kabupaten Kotawaringin Timur. Ia berharap para GTT mulai mempersiapkan diri, baik dari sisi kompetensi maupun administrasi, agar mampu bersaing ketika proses seleksi guru Sekolah Rakyat dibuka.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan. Selain membuka akses pendidikan bagi masyarakat, Sekolah Rakyat juga bisa menjadi wadah bagi para guru untuk terus mengabdi dan mencerdaskan generasi muda,” pungkasnya. (sb/*)