Lewati ke konten utama
Provinsi

BI Kalteng Latih 150 UMKM Seruyan Go Digital, Perkuat Daya Saing di Era Digital

Redaksi 13-07-2026, 11:50 WIB 1 menit baca
BI Kalteng melaksanakan Pelatihan UMKM Digital di Aula BKAD Kabupaten Seruyan. (FOTO: ISTIMEWA)
BI Kalteng melaksanakan Pelatihan UMKM Digital di Aula BKAD Kabupaten Seruyan. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, KUALA PEMBUANG – Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Pesan itu menjadi penekanan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalteng, Yuliansah Andrias saat membuka Pelatihan UMKM Digital di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Sabtu (4/7/2026).

Sebanyak 150 pelaku UMKM mengikuti pelatihan yang digelar BI Kalteng bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Seruyan dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Palangka Raya. Kegiatan ini bertujuan membekali pelaku usaha dengan kemampuan memanfaatkan teknologi digital, marketplace, dan strategi pemasaran untuk memperluas pasar.

"Melalui penguatan kapasitas digital, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pemasaran, dan menciptakan peluang usaha yang lebih besar," ujar Kepala Perwakilan BI Kalteng.

Pelatihan dibuka oleh Bupati Seruyan yang juga menjabat sebagai Ketua ISEI Cabang Palangka Raya. Ia menegaskan kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat transformasi digital UMKM.

"Transformasi digital harus terus didorong agar UMKM mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah," katanya.

Untuk memberikan bekal yang aplikatif, BI menghadirkan narasumber dari Shopee Jakarta dan Bakul Banua. Peserta memperoleh materi tentang strategi berjualan di marketplace, pemasaran digital, optimalisasi fitur platform digital, hingga penguatan branding produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab. Selain mendapatkan pengetahuan baru, para pelaku UMKM juga membangun jejaring dengan narasumber dan berbagai mitra yang diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha mereka.

Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat kapasitas UMKM melalui berbagai program digitalisasi. Melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan mitra strategis, BI berharap semakin banyak UMKM di Kalimantan Tengah yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan omzet, memperluas akses pasar, dan menjadi usaha yang lebih inovatif serta berdaya saing. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard