seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Gladi Karhutla Tanpa Skenario, BPBD Kotim Uji Reaksi Personel di Situasi Darurat

by Redaksi - Tanggal 15-07-2026,   jam 10:41:26
Pelaksanaan pengecekan alat kesiapsiagaan bencana karhutla dan kekeringan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Pelaksanaan pengecekan alat kesiapsiagaan bencana karhutla dan kekeringan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar gladi kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tanpa skenario untuk menguji respons nyata personel menghadapi kondisi darurat.

"Kita ingin melihat kesiapan sesungguhnya, baik personel maupun alat-alatnya. Karena itu ada gladi skenario dan ada gladi non-skenario," kata Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, Rabu (15/7/2026).

Dari hasil evaluasi, Multazam menilai kesiapsiagaan personel masih perlu ditingkatkan. "Kalau dinilai dari satu sampai lima, saya beri angka tiga. Masih perlu banyak perbaikan," ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan personel ditargetkan sudah bergerak menuju lokasi kebakaran paling lambat lima menit setelah menerima laporan.

Gladi kesiapsiagaan digelar seiring meningkatnya potensi karhutla pada musim kemarau. Sehari sebelum kegiatan, petugas bahkan berhasil memadamkan lima titik kebakaran sebelum api meluas.

Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah perusahaan pemegang konsesi yang menampilkan kesiapan personel dan peralatan pemadaman. Menurut Multazam, kolaborasi dengan perusahaan, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci mengingat keterbatasan armada serta peralatan yang dimiliki BPBD.

"Kami ingin memastikan semua benar-benar siap apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran," pungkasnya. (f1/sb)