Lewati ke konten utama
Pemkab Lamandau

Polres Lamandau Pastikan Pasokan BBM Aman, Antrean di SPBU Tetap Tertib dan Stok Mencukupi

Redaksi 15-07-2026, 21:51 WIB 2 menit baca
Anggota Satreskrim Polres Lamandau melakukan pemantauan langsung terhadap distribusi dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, Rabu (15/7/2026). FOTO: BAYU/SB
Anggota Satreskrim Polres Lamandau melakukan pemantauan langsung terhadap distribusi dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, Rabu (15/7/2026). FOTO: BAYU/SB

SB, NANGA BULIK – Kepolisian Resor (Polres) Lamandau melalui Satreskrim melakukan pemantauan langsung terhadap distribusi dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, Rabu (15/7/2026). 

Kasat Reskrim Polres Lamandau AKP Waryoto, S.H., M.M. mengatakan Pemantauan dilakukan di SPBU PT Cipta Raya Kalimantan, SPBU PT Lamandau Sarana Migas, dan SPBU PT Talenta Mitra Utama. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan distribusi BBM subsidi berjalan lancar, stok tersedia, serta mencegah potensi penyalahgunaan di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.

"Berdasarkan hasil monitoring, antrean kendaraan di seluruh SPBU terpantau ramai, namun tetap berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan berarti yang menghambat pelayanan kepada masyarakat," tegasnya. 

AKP Waryoto menegaskan dalam kegiatan tersebut, personel Satreskrim gabungan dengan Sabara Polres Lamandau juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar pengisian BBM subsidi dilakukan sesuai ketentuan, yakni menggunakan kode QR MyPertamina yang telah terdaftar dan sesuai dengan nomor polisi kendaraan.

Selain itu, petugas berkoordinasi dengan pengawas dan pengelola SPBU agar lebih aktif mengawasi penggunaan barcode MyPertamina serta membantu menertibkan antrean kendaraan sehingga tidak mengganggu konsumen lainnya dan pelayanan tetap berjalan dengan baik.

Hasil koordinasi dengan pihak pengelola juga memastikan distribusi BBM dari depot di Kabupaten Kotawaringin Barat menuju Kabupaten Lamandau berjalan normal. Tidak terdapat pengurangan kuota maupun kendala pasokan sehingga suplai BBM ke seluruh SPBU tetap aman.

Adapun stok BBM yang tersedia pada hari pemantauan masih mencukupi kebutuhan masyarakat, dengan rincian sebagai berikut, SPBU PT Cipta Raya Kalimantan: Pertalite 15.000 KL dan Bio Solar 8.000 KL.

SPBU PT Lamandau Sarana Migas: Pertalite 16.000 KL dan Pertamax 5.000 KL. dan SPBU PT Talenta Mitra Utama: Pertalite 8.000 KL dan Bio Solar 5.000 KL.

Kasat reskrim Polres Lamandau mengimbau masyarakat untuk tetap membeli BBM sesuai kebutuhan, mematuhi aturan penggunaan QR Code MyPertamina, serta tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepadatan antrean.

"Dengan pasokan yang masih mencukupi dan distribusi yang berjalan normal, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM di Kabupaten Lamandau," pungkasnya. (BY/SB)

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard