Petugas Rutan bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menanam padi yang mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian, pada Selasa (14/7/2026). FOTO: RUTAN/SB
SB, KUALA KAPUAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas melaksanakan kegiatan penanaman padi di wilayah Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, pada Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian di Kecamatan Pulau Petak dengan melibatkan petugas Rutan bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
"Secara gotong royong melakukan penanaman bibit padi sebagai upaya mendukung peningkatan produksi pangan di Kabupaten Kapuas," ucap Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Daniel Kristianto.
Daniel mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi WBP, agar memiliki keterampilan di bidang pertanian.
"Melalui kegiatan ini, warga binaan memperoleh pengalaman dan keterampilan yang diharapkan menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat sehingga mampu hidup mandiri, produktif, dan memiliki daya saing," ujarnya.
Lanjutnya keterlibatan WBP dalam setiap tahapan budidaya padi, mulai dari penanaman hingga perawatan tanaman, juga bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap pentingnya ketahanan pangan.
Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program strategis pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan, melalui pemanfaatan potensi pertanian sebagai bagian dari pembinaan yang produktif dan berkelanjutan bagi warga binaan.
"Melalui program tersebut, Rutan Kuala Kapuas berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ketahanan pangan daerah sekaligus menciptakan warga binaan yang memiliki keterampilan dan siap kembali berperan di tengah masyarakat setelah menjalani masa pembinaan," pungkasnya. (f4)