Pelaku penganiayaan bocah disabilitas ketika ditangkap warga. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, SAMPIT – Aksi dugaan pencurian mobil di Jalan MT Haryono/Panjaitan, tepatnya di depan kawasan Kecapi 5, Sampit, Kamis (16/7/2026), berakhir dramatis. Seorang pria berinisial R diduga tidak hanya berusaha membawa kabur mobil milik warga, tetapi juga melakukan kekerasan terhadap seorang anak perempuan penyandang disabilitas berusia 12 tahun yang berada di dalam kendaraan tersebut.
Insiden bermula ketika orang tua korban yang sedang menjaga toko sembako meninggalkan putrinya di dalam mobil Honda Brio putih untuk mengambil air di dalam toko. Kesempatan itu diduga dimanfaatkan pelaku dengan masuk ke dalam mobil dan mencoba menjalankan kendaraan.
Korban yang menyadari ada orang asing di dalam mobil langsung berteriak meminta tolong. Diduga panik karena aksinya diketahui, pelaku kemudian memukul dan mendorong korban hingga kepalanya membentur pintu mobil.
"Paman korban, Sukron, mengatakan orang tua korban hanya masuk ke toko sebentar. Saat itu pelaku masuk ke mobil dan diduga hendak mencurinya. Keponakan saya langsung berteriak, lalu dipukul dan didorong sampai kepalanya membentur pintu mobil," katanya.
Teriakan korban sontak mengundang perhatian sang ayah yang segera keluar dari toko. Mengetahui aksinya terbongkar, pelaku langsung melarikan diri. Warga yang melihat kejadian itu spontan melakukan pengejaran hingga kawasan Kecapi 6 dan berhasil menangkap pelaku sebelum diserahkan ke Polsek Ketapang.
"Begitu bapaknya datang, pelaku langsung keluar dari mobil dan kabur. Warga mengejar hingga akhirnya berhasil menangkapnya di kawasan Kecapi 6," ujar Sukron.
Sukron menjelaskan, korban merupakan anak penyandang disabilitas yang tidak dapat berjalan, namun memiliki kemampuan intelektual yang baik. Akibat dugaan penganiayaan tersebut, korban mengalami memar di kedua sisi wajah serta masih mengalami trauma berat.
"Di wajah sebelah kanan memar karena dipukul, sedangkan sebelah kiri akibat terbentur pintu mobil saat didorong. Sampai sekarang anaknya masih ketakutan dan kadang menangis ketika berada di dalam mobil," ungkapnya.
Kini terduga pelaku telah diamankan di Polsek Ketapang untuk menjalani proses hukum. Polisi masih mendalami dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang disertai kekerasan terhadap anak, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut. (f1/sb)