seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Proyek PJU Jalan Kapten Mulyono Capai 30 Persen

by Redaksi - Tanggal 28-07-2026,   jam 18:52:03
Dinas Perhubungan memasang tiang PJU di Jalan Kapten Mulyono Sampit. (FOTO:ISTIMEWA) Dinas Perhubungan memasang tiang PJU di Jalan Kapten Mulyono Sampit. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Kapten Mulyono, Sampit, terus mengalami kemajuan. Hingga akhir Juli 2026, progres pekerjaan yang dilaksanakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah mencapai sekitar 30 persen dan kini memasuki tahap persiapan pemasangan tiang lampu.

Kepala Dishub Kotim, Raihansyah, mengatakan sejumlah pekerjaan awal telah diselesaikan, mulai dari pemasangan material pendukung hingga pembangunan pondasi di beberapa titik. Saat ini, pelaksana proyek masih menunggu kedatangan tiang PJU sebelum melanjutkan tahapan berikutnya.

"Progresnya sudah hampir 30 persen. Material pendukung sudah mulai terpasang, sekarang tinggal menunggu tiang untuk proses pemasangan berikutnya," ujar Raihansyah, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, sebelum pekerjaan dimulai, Dishub telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang Jalan Kapten Mulyono. Langkah tersebut dilakukan agar proses pembangunan berjalan lancar dan tidak menimbulkan kesalahpahaman dengan warga.

Menurut Raihansyah, sejauh ini tidak ada kendala berarti dari masyarakat. Tantangan utama justru berasal dari kondisi fisik jalan di beberapa titik yang tidak memiliki badan jalan maupun saluran drainase sehingga membutuhkan metode konstruksi khusus.

"Berdasarkan hasil kajian konsultan, pada titik-titik tertentu pondasi tiang menggunakan penyangga berupa siring dengan cerucuk kayu galam yang dipadukan dengan pengecoran beton. Metode ini diterapkan hanya di lokasi yang memang membutuhkan penanganan khusus," jelasnya.

Ia menambahkan, penyiringan tidak dilakukan di seluruh jalur pembangunan, melainkan hanya pada beberapa titik, terutama di wilayah utara yang memiliki kondisi lahan kurang stabil.

Selain itu, Dishub memprioritaskan pekerjaan di dua titik jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan agar pondasi tiang PJU di kawasan tersebut dapat segera diselesaikan. Untuk mendukung efektivitas pencahayaan, Dishub juga akan melakukan perompesan terhadap sejumlah pohon yang berpotensi menghalangi sorot lampu jalan.

"Pohon tidak akan ditebang, hanya dilakukan pemangkasan atau perompesan agar cahaya lampu tidak terhalang, sehingga penerangan jalan tetap optimal tanpa mengganggu kelestarian lingkungan," tegas Raihansyah.

Melalui pembangunan PJU di Jalan Kapten Mulyono, Pemerintah Kabupaten Kotim  berharap tingkat keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama pada malam hari, semakin meningkat serta dapat menekan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut. (f1/sb)