seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

DPRD Kotim Soroti PLN, Minta Perbaikan Listrik Dipercepat

by Redaksi - Tanggal 28-07-2026,   jam 19:51:29
Ketua Komisi II DPRD Kotim, Ahyanoor,bersama PT PLN dan sejumlah instansi terkait di ruang rapat DPRD setempat. (FOTO:ISTIMEWA) Ketua Komisi II DPRD Kotim, Ahyanoor,bersama PT PLN dan sejumlah instansi terkait di ruang rapat DPRD setempat. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyoroti gangguan kelistrikan yang menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah. DPRD meminta PT PLN segera mempercepat perbaikan agar pasokan listrik kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Ketua Komisi II DPRD Kotim, Ahyanoor, mengatakan pihaknya akan terus mengawal langkah perbaikan yang dilakukan PLN hingga kondisi listrik kembali stabil.

Hal itu disampaikan Ahyanoor usai rapat kerja bersama PLN dan sejumlah instansi terkait di DPRD Kotim, Selasa (28/7/2026).

"Dari rapat ini kami mendapat penjelasan bahwa gangguan listrik tidak hanya terjadi di Kotim, tetapi juga berdampak di beberapa daerah lain seperti Kapuas, Pulang Pisau, dan Palangka Raya. Kami berharap perbaikan yang dilakukan PLN bisa segera selesai sehingga masyarakat tidak lagi mengalami pemadaman," ujar Ahyanoor.

Menurutnya, PLN menyampaikan salah satu penyebab gangguan berasal dari kondisi sejumlah peralatan kelistrikan yang sudah berusia lama sehingga membutuhkan penanganan dan perbaikan.

DPRD Kotim meminta PLN tidak hanya fokus pada pemulihan sementara, tetapi juga melakukan langkah perbaikan sistem agar gangguan serupa tidak kembali terjadi.

Selain berdampak pada aktivitas warga, pemadaman listrik juga ikut memengaruhi pelayanan air bersih, terutama di wilayah selatan Kotim yang sedang menghadapi dampak musim kemarau.

"Kebutuhan air bersih saat ini menjadi perhatian. Kami mendorong Perumdam, BPBD, dan instansi terkait bersinergi membantu masyarakat yang terdampak," katanya.

Ahyanoor juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas terkait penyebab pemadaman listrik.

"Jangan langsung percaya isu yang beredar. Tunggu informasi resmi dari pihak yang berwenang," tegasnya.

Dalam rapat tersebut, PLN menargetkan proses perbaikan sistem kelistrikan dapat diselesaikan sehingga pasokan listrik kembali normal pada pekan kedua Agustus 2026, dengan tetap mempertimbangkan kondisi teknis di lapangan. (f1/sb)