seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Heriyus Ajak Generasi Muda Bangga terhadap Budaya Daerah Lewat Karnaval Budaya

by Redaksi - Tanggal 03-08-2026,   jam 12:59:15
Bupati Murung Raya Heriyus saat membuka Karnaval Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Murung Raya Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Puruk Cahu, Senin (3/8/2026). FOTO:DADANG/SB Bupati Murung Raya Heriyus saat membuka Karnaval Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Murung Raya Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Puruk Cahu, Senin (3/8/2026). FOTO:DADANG/SB

SB, PURUK CAHU– Bupati Murung Raya, Heriyus, mengajak generasi muda untuk terus mencintai dan bangga terhadap budaya daerah sebagai bagian dari identitas masyarakat Bumi Tana Malai Tolung Lingu.

Ajakan tersebut disampaikan Heriyus saat membuka Karnaval Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Murung Raya Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Puruk Cahu, Senin (3/8/2026).

Menurut Heriyus, Karnaval Budaya bukan sekadar kegiatan hiburan atau parade dengan berbagai tampilan seni, melainkan menjadi ruang edukasi, inspirasi, sekaligus media untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.

"Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang interaktif sekaligus media promosi nilai-nilai budaya daerah. Saya berharap acara ini bukan hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan inspirasi bagi generasi muda agar semakin mencintai budaya sendiri serta terus melestarikannya di tengah arus modernisasi," ujar Heriyus.

Ia menegaskan, adat dan budaya merupakan identitas daerah yang harus terus dijaga bersama oleh pemerintah, Dewan Adat Dayak, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Murung Raya.

Heriyus menyampaikan bahwa Karnaval Budaya menjadi panggung untuk menampilkan jati diri Murung Raya melalui berbagai warisan leluhur, seperti tarian Dayak, musik tradisional, tenun, seni menyumpit, ukiran, cerita rakyat, hingga kearifan lokal dalam menjaga hutan dan sungai.

"Kalian adalah pewaris utama budaya ini. Jangan pernah malu menggunakan bahasa daerah, jangan ragu mengenakan pakaian adat pada hari-hari besar, dan jangan berhenti belajar dari para tetua adat," tegas Heriyus.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan kesenian daerah, festival sekolah, maupun pelatihan seni sebagai upaya menjaga keberlanjutan budaya lokal.

Sementara itu, Ketua Panitia Karnaval Budaya yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya, Putu Suranta, melaporkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti sebanyak 57 lembaga dan instansi dengan total 1.950 peserta.

Peserta terdiri dari sembilan satuan pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA sebanyak 340 orang, 39 perangkat daerah dan kecamatan sebanyak 1.340 peserta, serta sembilan lembaga kategori umum dengan total 270 peserta.

Melalui Karnaval Budaya tersebut, Heriyus optimistis akan lahir generasi muda yang mampu menjadi duta budaya Murung Raya serta membawa nama baik daerah hingga tingkat provinsi maupun nasional.

Karnaval Budaya Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Murung Raya menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam menjaga warisan leluhur, memperkuat persatuan, serta mengembangkan potensi seni dan budaya daerah. (Ang)