Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho
SB, SAMPIT – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menurun di tengah kabut asap karhutla.
Dinas Kesehatan Kotim mencatat pekan ke-32 ada 688 kasus, turun dari pekan sebelumnya yang mencapai 721 kasus.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, mengatakan penurunan tersebut belum signifikan.
“Untuk satu minggu terakhir relatif menurun, walaupun tidak signifikan,” kata Nugroho, Kamis (20/8/2026).
Selama dua pekan pertama Agustus, tercatat sekitar 1.500 kasus ISPA. Keluhan yang banyak ditemukan yakni batuk, pilek dan mata merah.
Kasus terbanyak berada di Kecamatan Baamang, Ketapang, Mentaya Hilir Selatan dan Parenggean.
Di tengah kondisi tersebut, stok masker Dinkes Kotim mulai menipis. Pembagian masker kini diprioritaskan bagi pasien puskesmas yang mengalami gangguan pernapasan.
“Stok kami saat ini dalam kondisi menipis, jadi masker hanya bisa kami bagikan melalui puskesmas kepada pengunjung yang mengalami gangguan pernapasan,” ujarnya.
Seluruh puskesmas juga telah menyiapkan ruang oksigen untuk mengantisipasi warga yang terdampak asap karhutla.
Nugroho mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker jika harus keluar.
“Kalau memang terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker,” pungkasnya. (f1/sb)