seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Ruang Iklan Tersedia

Baru 5,49 Persen Warga Kotim Aktifkan IKD, Disdukcapil Kejar Target Nasional

by Redaksi - Tanggal 04-09-2026,   jam 10:52:51
Tampak sepi di Pelayanan Disdukcapil Kotim. Tampak sepi di Pelayanan Disdukcapil Kotim.

SB, SAMPIT – Pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih tergolong rendah. Hingga semester I 2026, baru 18.575 warga yang mengaktifkan IKD atau sekitar 5,49 persen dari jumlah sasaran.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotim, Wiyono, mengatakan capaian tersebut masih jauh dari target nasional yang ditetapkan sebesar 30 persen dari jumlah wajib KTP.

“Capaian kita masih cukup jauh dari target nasional. Karena itu, sosialisasi dan pelayanan aktivasi terus kami lakukan,” kata Wiyono, Jumat (4/9/2026).

Di Kotim, terdapat 101.569 jiwa yang menjadi sasaran aktivasi IKD. Disdukcapil terus mendorong masyarakat memanfaatkan layanan tersebut sebagai bagian dari perubahan pelayanan administrasi kependudukan ke sistem digital.

“Peningkatan penggunaan IKD ini menjadi salah satu pekerjaan rumah kami. Kami ingin semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan IKD,” ujarnya.

Di sisi lain, capaian perekaman KTP elektronik (KTP-el) di Kotim sudah mencapai 98,49 persen. Hingga semester I 2026, sebanyak 333.435 jiwa dari 338.563 wajib KTP telah melakukan perekaman.

“Masih ada yang belum melakukan perekaman. Ini terus kita dorong agar cakupannya semakin mendekati target nasional,” jelasnya.

Wiyono menambahkan, pertumbuhan jumlah penduduk juga menjadi perhatian Disdukcapil dalam memberikan pelayanan. Setiap pertumbuhan penduduk harus diikuti dengan pemenuhan dokumen kependudukan, termasuk mendorong penggunaan IKD.

Menurutnya, peningkatan penggunaan IKD diharapkan dapat memudahkan masyarakat sekaligus mendukung transformasi pelayanan administrasi kependudukan yang semakin berbasis digital. (f1/sb)