Lewati ke konten utama
Provinsi

Ini Ungkapan Anak Almarhum Imam Besar Masjid Islamic Center Sampit

Redaksi 06-03-2023, 01:04 WIB 1 menit baca
BERDUKA : Diani, salah satu anak dari almarhum KH Abdul Hadi Ridwan, Imam Besar Masjid Wahyu Al-Hadi usai diwawancara wartawan di rumah duka. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
BERDUKA : Diani, salah satu anak dari almarhum KH Abdul Hadi Ridwan, Imam Besar Masjid Wahyu Al-Hadi usai diwawancara wartawan di rumah duka. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Kabar duka kembali menyelimuti Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dimana Imam Besar Masjid Wahyu Al-Hadi atau Masjid di Islamic Center Sampit berpulang ke Rahmatullah pada Minggu (5/6/2023) pukul 17.15 di Rumah Sakit Dr Murjani Sampit.

KH Abdul Hadi Ridwan sangat dikenal sebagai sosok yang sangat sedehana dan kharismatik dimata tetangga, sahabat dan keluarga.

Di kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Kotim, nama beliau tidak asing karena pernah menjadi wakil rakyat pada tahun 1999.

Diani merupakan anak ke-6 dari 7 bersaudara mengatakan, sang ayah adalah orang yang sangat dekat dengan keluarga dan penyayang.

"Selain penyayang kepada keluarga, beliau juga sosok yang kuat, tegas, penyabar menghadapi masalah dan suka memberi nasihat,” terang Diana saat ditemui di rumah duka Jalan Juanda Sampit.

Kepergian beliau memang membawa duka yang mendalam terkhusus bagi keluarga dan warga Kotawaringin Timur. Terpajang beberapa karangan mulai dari pejabat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya mengucapkan turut berduka cita atas kepergian beliau.

“Almarhum sebelumnya mengalami sakit pinggang lalu jatuh dari kamar mandi. Akibat kejadian tersebut almarhum mengalami pembekuan darah di otak, sehingga dirawat di rumah sakit beberapa hari,” tutupnya.

Dia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendoakan, dan memohon maaf apabila selama masa hidup ayah anda sikap dan tutur kata yang salah. (f2/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard