Mahyono: Festival Seni Qasidah Wadah Pengembangan Bakat Generasi Muda
SB, PURUK CAHU– Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menilai Festival Seni Qasidah (FSQ) menjadi salah satu wadah penting untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan potensi generasi muda, khususnya di bidang seni Islami.
Menurut Mahyono, kegiatan FSQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, memperkuat karakter, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Islam.
Ia menyampaikan dukungan terhadap keikutsertaan kafilah Kabupaten Murung Raya dalam FSQ tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Kapuas pada 14–16 Oktober 2026.
Mahyono berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik, menambah pengalaman, serta menjalin silaturahmi dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya.
“Festival Seni Qasidah ini menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kreativitas, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman. Kami berharap para peserta dapat tampil maksimal dan membawa nama baik Kabupaten Murung Raya,” ujarnya, Selasa (13/10/2026).
Ia juga mendorong agar pembinaan seni Islami terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan dan kompetisi. Dengan demikian, generasi muda memiliki ruang untuk mengasah kemampuan serta mempersiapkan diri menghadapi perlombaan di tingkat yang lebih tinggi.
Menurutnya, dukungan dari pemerintah daerah, lembaga terkait, dan masyarakat sangat diperlukan agar potensi generasi muda di Kabupaten Murung Raya dapat berkembang secara optimal.
Sementara itu, kafilah Kabupaten Murung Raya yang diberangkatkan untuk mengikuti FSQ tingkat provinsi berjumlah 65 orang, terdiri atas 34 peserta lomba serta 31 pendamping dan official.
Ketua Kafilah Murung Raya, Wahyudi, menjelaskan bahwa cabang lomba yang diikuti meliputi bintang vokalis gambus putra dan putri kategori anak-anak, remaja, dan dewasa; pop religi putra dan putri kategori anak-anak, remaja, dan dewasa; serta rebana klasik dengan dua grup kategori remaja.
Sebagian besar peserta merupakan hasil pembinaan dan seleksi melalui kegiatan Gebyar Musik Islam yang dilaksanakan pada September 2026 untuk meningkatkan kualitas peserta sekaligus menjaring generasi muda berprestasi.
Mahyono berharap keikutsertaan kafilah Murung Raya dalam ajang tersebut dapat memberikan pengalaman berharga bagi para peserta sekaligus mendorong perkembangan seni Islami di daerah. (Ang)