Lewati ke konten utama
Provinsi

Kapolda Kalteng Turun ke Barber Shop, Dorong Warga Sidorejo Mandiri dan Buka Lapangan Kerja

Redaksi 29-10-2026, 16:01 WIB 2 menit baca
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan ketika berkunjung ke Pangkalan Bun. (FOTO: ISTIMEWA)
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan ketika berkunjung ke Pangkalan Bun. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PANGKALAN BUN – Upaya menekan pengangguran tidak hanya dilakukan melalui penyediaan lapangan kerja, tetapi juga dengan mendorong masyarakat mengembangkan keterampilan menjadi sumber penghasilan.

Melalui program Polisi Peduli Pengangguran, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak masyarakat memanfaatkan keahlian yang dimiliki untuk membangun usaha mandiri.

Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (29/10/2026), tersebut menyasar pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan pangkas rambut atau barber shop. Program ini merupakan inisiatif Kapolri sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap persoalan pengangguran sekaligus upaya membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Iwan didampingi Karolog Polda Kalteng Kombes Pol Elijas Hendrajana dan sejumlah pejabat utama Polda Kalteng. Hadir pula Kapolres Kobar AKBP Joko Handono, Sekretaris Disnakertrans Kobar Jamri, Kabid Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Kobar Bambang Sigit P., Lurah Sidorejo Sahida Ramadana, serta tokoh masyarakat dan komunitas pangkas rambut setempat.

Di hadapan masyarakat, Iwan menegaskan bahwa keterampilan yang terlihat sederhana sekalipun dapat menjadi modal untuk memperoleh penghasilan apabila ditekuni secara serius. Ia bahkan mengenang pengalamannya saat masih sering membantu memotong rambut teman-temannya menggunakan gunting manual.

“Pemilihan lokasi di tempat pangkas rambut ini punya makna tersendiri. Saya teringat dulu sering membantu memotong rambut teman-teman pakai gunting manual,” ungkap Iwan.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi gambaran bahwa keterampilan tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Dengan kemauan belajar, ketekunan, dan keberanian mengembangkan kemampuan, masyarakat memiliki kesempatan untuk membangun usaha sendiri.

“Keterampilan sederhana jika ditekuni bisa menjadi bekal membuka usaha dan meningkatkan kesejahteraan,” imbuhnya.

Iwan juga menekankan bahwa peran Polri tidak sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Polri, kata dia, harus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung, termasuk membantu mendorong kemandirian ekonomi dan menciptakan peluang kerja.

“Harapan kami kegiatan ini tidak hanya simbolis, tetapi memberikan manfaat nyata untuk meningkatkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta mengembangkan usaha secara mandiri. Bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Disnakertrans Kobar Jamri menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Ia menilai dukungan terhadap keterampilan pangkas rambut dapat membuka peluang usaha baru sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Kalteng atas kepedulian terhadap pelaku usaha pangkas rambut,” kata Jamri.

Ia berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dapat terus diperkuat agar program pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat berkelanjutan.

“Semoga melalui kegiatan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan Polri bersama pelaku usaha,” tutupnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard