FLTI Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih dan Layanan Kesehatan Warga Sungai Buluh
SB, NANGA BULIK– Bagi warga Desa Sungai Buluh, Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama selama musim kemarau.
Bantuan tandon air dari PT First Lamandau Timber International (FLTI), bagian dari Grup PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP), memberikan tambahan akses air bersih bagi masyakarat setempat untuk kebutuhan rumah tangga.
Salah seorang warga, Andi Suyanto, mengaku terbantu dengan adanya tandon air tersebut. Menurutnya, kebutuhan air bersih semakin terasa selama musim kemarau, ketika warga menghadapi keterbatasan akses air.
"Terima kasih atas kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Air ini kami pakai untuk masak dan minum, apalagi di musim kemarau seperti sekarang air bersih tidak selalu mudah didapat. Kami juga terbantu karena pengisian tandonnya dibantu perusahaan, jadi kami lebih tenang untuk kebutuhan air di rumah. Semoga kepedulian seperti ini terus berlanjut," ujar Andi.
Bantuan tandon air tersebut merupakan bagian dari kegiatan pelayanan masyarakat di Desa Sungai Buluh pekan lalu. Untuk mendukung pemanfaatannya, FLTI juga menyiapkan pengisian air secara berkala setiap dua hari sekali untuk membantu menjaga ketersediaan pasokan air bagi warga. Dengan tandon yang diisi berkala oleh perusahaan, warga memiliki cadangan air yang dapat dimanfaatkan untuk memasak, minum, dan kebutuhan harian lainnya.
Selain penyediaan air bersih, perusahaan juga menggelar pengobatan gratis yang dilaksanakan melalui Posko Kesehatan Karhutla Desa Sungai Buluh milik FLTI, yang disiapkan untuk melayani warga terdampak kabut asap. Selain itu, perusahaan turut membagikan 100 kotak masker secara gratis kepada masyarakat Desa Sungai Buluh sebagai perlindungan tambahan terhadap potensi paparan asap akibat karhutla.
Bupati Lamandau yang menghadiri kegiatan tersebut turut memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh perusahaan. Ia menambahkan kolaborasi seperti ini merupakan kunci agar seluruh elemen dapat bertahan di tengah situasi Karhutla kini. Ia berharap aksi FLTI dapat ditiru perusahaan lain juga agar warga bisa dapat langsung merasakan manfaaatnya.
"Dalam acara ini dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis dampak dari karhutla, penyerahan ambulans, dan penyerahan CSR (dari PT FLTI) berupa tandon air. Semoga bermanfaat untuk masyarakat di sini, dan semoga bencana ini segera berakhir," ujar Bupati.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga meresmikan ambulans Desa Sungai Buluh yang pengadaannya bersumber dari Tanah Kas Desa (TKD). Fasilitas tersebut merupakan aset desa untuk mendukung kebutuhan transportasi medis masyarakat.
General Manager PT FLTI Japatar Banjarnahor menjelaskan bahwa perusahaan turut bersyukur dapat hadir di tengah warga pada kegiatan tersebut. Komitmen ini dijelaskannya merupakan bagian dari semangat TAP untuk Negeri yakni menjadi tetangga yang bisa diandalkan bagi masyarakat di sekitar.
"Pengobatan gratis, tandon air bersih, dan masker ini kami siapkan untuk membantu warga yang terdampak kabut asap dan kemarau. Air di tandon akan kami bantu isi dua hari sekali agar bisa dimanfaatkan warga. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat Sungai Buluh," ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari TAP Untuk Negeri, inisiatif kontribusi sosial PT Triputra Agro Persada Tbk yang mencakup berbagai bidang, termasuk kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui penyediaan tandon dan dukungan pengisian air secara berkala, FLTI berupaya membantu warga memperoleh akses air bersih yang lebih teratur, sehingga manfaat bantuan tidak hanya berhenti pada penyerahan fasilitas. (sb)