Lewati ke konten utama
Pemkab Lamandau

Tutup FASI X Lamandau, Bupati Rizky: Ini Bukan Sekadar Mencari Juara

Redaksi 03-11-2026, 11:55 WIB 2 menit baca
Bupati Lamandau, Dr. Rizky Aditya Putra saat menghadiri FASI ke-X tingkat Kabupaten Lamandau tahun 2026 di Gedung LPTQ Nanga Bulik, Senin (2/11/2026). (FOTO:ISTIMEWA)
Bupati Lamandau, Dr. Rizky Aditya Putra saat menghadiri FASI ke-X tingkat Kabupaten Lamandau tahun 2026 di Gedung LPTQ Nanga Bulik, Senin (2/11/2026). (FOTO:ISTIMEWA)

SB, NANGA BULIK – Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) ke-X tingkat Kabupaten Lamandau tahun 2026 bukan sekadar ajang perlombaan untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah membentuk generasi muda yang mencintai Al-Qur'an, berakhlak mulia, serta memiliki fondasi keagamaan yang kuat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Lamandau, Dr. Rizky Aditya Putra, saat menutup secara resmi FASI ke-X tingkat Kabupaten Lamandau tahun 2026 di Gedung LPTQ Nanga Bulik, Senin (2/11/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Rizky menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, FASI menjadi momentum penting untuk melihat sekaligus mengembangkan semangat, kemampuan, dan potensi anak-anak dalam mempelajari serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an.

“Festival Anak Sholeh Indonesia ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Kita ingin kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, sekaligus membentuk generasi penerus daerah yang cinta Al-Qur'an dan berakhlak mulia,” ungkap Rizky.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta, baik yang berhasil meraih prestasi maupun yang belum mendapatkan juara. Bagi para pemenang, keberhasilan yang diraih diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil, Bupati meminta agar tidak berkecil hati dan tetap semangat mengembangkan diri.

“Bagi anak-anak yang berhasil meraih juara, jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Begitu juga bagi yang belum berhasil menjadi juara, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih, belajar, dan berusaha. Karena setiap proses yang kalian jalani merupakan bagian dari perjalanan menuju keberhasilan,” pesannya.

Lebih lanjut, Rizky berharap semangat dan nilai-nilai positif yang tumbuh selama pelaksanaan FASI tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Ia mengajak seluruh peserta untuk terus menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Teruslah membaca dan mempelajari Al-Qur'an, menghormati orang tua dan guru, serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai semangat yang sudah tumbuh selama FASI ini berhenti setelah perlombaan selesai,” tegasnya.

Menurutnya, pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan seperti FASI memiliki arti penting dalam menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam kemampuan, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Penutupan FASI ke-X tahun 2026 ini diharapkan menjadi penyemangat bagi anak-anak di Kabupaten Lamandau untuk semakin giat mempelajari Al-Qur'an, mengembangkan bakat, serta menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.

Dengan demikian, FASI tidak hanya meninggalkan kenangan perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun generasi Lamandau yang religius, berprestasi, dan berakhlak mulia. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard