Masih Banyak Sarana Prasarana Pendidikan dan Kesehatan di Kalteng Belum Optimal
SB, PALANGKA RAYA - Sektor pendidikan dan kesehatan merupakan diantara hak dasar masyarakat yang wajib diberikan kelayakannya, karena selama ini di Kalimantan Tengah masih banyak sarana prasarana pendidikan serta kesehatan yang masih kurang layak.
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Sri Neni Trianawati meminta pemda supaya dapat memberikan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang layak kepada masyarakat di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai ini.
"Terutama di wilayah pedesaan banyak yang kurang bahkan tidak layak, hal itu sangat berpengaruh terhadap pelayanan kepada masyarakat, harusnya ini bisa diperhatikan secara merata dan berkesinambungan," ucapnya, belum lama ini.
Saat ini ujarnya Kalteng telah berusia 66 tahun, akan tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemda baik provinsi, kabupaten dan kota utamanya dalam hal pembangunan serta peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan.
"Khususnya pemerataan, karena yang kita inginkan kelayakan pelayanan pendidkan dan kesehatan itu bisa merata dari kota hingga desa, agar bisa tercipta sumber daya manusia yang berkualitas, mampu bersaing, dan sejahtera," tuturnya.
Dirinya berharap, pembangunan di Kalteng bisa terus digencarkan oleh pemda, terutama terhadap sektor pendidikan dan kesehatan. Sehingga, provinsi ini akan maju dan mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia.
“Menurut saya dua sektor itu harus mendapat perhatian yang lebih dari pemerintah setempat, karena jika masyarakat sehat tentunya aktifitas akan lebih lancar,” tukasnya.
Sementara yang tak kalah penting juga sambungnya, adalah soal sarana pendidikan karena dengan pendidikan yang baik tentu saja generasi penerus akan siap bersaing dengan daerah lainnya. (mda/ok)