Angka Kemiskinan di Kalteng Meningkat, Harus Ada Solusi Untuk Menguranginya
SB, PALANGKA RAYA – Untuk menekan jumlah angka kemiskinan di Kalimantan Tengah (Kalteng), perlu adanya solusi tepat untuk menanggulanginya, hal ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Ina Prayawati.
Dirinya mendorong pemda baik provinsi, kabupaten dan kota supaya dapat memberikan solusi tepat, kepada pejabat yang berada di pemda baik Pemerintah Kabupaten dan kota agar kemiskinan dapat ditekan.
"Pemerintah bersama seluruh unsur forkopimda harus bisa bersinergi untuk menemukan solusi mengatasi hal itu. Tanpa sinergi, dikhawatirkan angka kemiskinan akan terus mengalami peningkatan. Tentunya hal ini juga akan berpengaruh pada pembangunan," ujarnya, Senin (17/07/2023).
Ia mengungkapkan, berdasarkan data BPS Kalteng jumlah penduduk miskin di provinsi ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Penduduk miskin pada September 2022 yaitu sebesar 5,22 persen atau meningkat 0,06 persen poin dari September 2021.
“Persentase kemiskinan menjadi salah satu indikator dalam menentukan keberhasilan pemda dalam memajukan kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya persentase itu diharapkan bisa menjadi acuan bagi pemerintah dalam melaksanakan program pengentasan kemiskinan di daerah,” ucapnya.
Dia menambahkan, dengan Adanya peningkatan persentase kemiskinan ini diharapkan bisa menjadi acuan dan evaluasi dari pemerientah dalam mengambil langkah kedepannya. Apalagi dari data yang ada, persentase kemiskinan itu justru lebih tinggi di perkotaan dari pada di daerah pedesaan. (mda/ok)