Hotspot Kembali Muncul di Wilayah Selatan, Bupati Minta Tingkatkan Patroli Karhutla
SB, SAMPIT – Titik hotspot terus terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), khususnya di wilayah selatan. Maka dari itu dinas terkait dan kecamatan untuk rutin melakukan pencegahan dengan patroli lokasi yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Hal ini menjadi perhatian Bupati Kotim, H Halikinnor SH MM. Sehingga dirinya meminta musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) menggencarkan patroli di wilayah masing-masing.
"Kami akan menyurati beberapa kecamatan terkait angka hotspot yang luar biasa di wilayah mereka. Supaya ini menjadi perhatian muspika disana," kata Bupati Kotim, Rabu (20/09/2023).
Disampingi itu juga dirinya mecuriga banyaknya muncul titip hotspot dalam jumlah besar di kecamatan wilayah selatan ini merupakan hasil ulah dari oknum yang tidak bertanggung jawab dan sengaja membakar lahan.
Apalagi, dari analisa Dandim 1015/Sampit kemunculan hotspot dan kejadian karhutla ini jauh meningkat ketika akhir pekan.
Sehingga, disinyalir ada oknum yang sengaja memanfaatkan libur akhir pekan untuk membakar lahan.
"Seperti yang dibilang Pak Dandim, begitu libur hotspotnya bertambah, jangan-jangan ketika masyarakat libur membakar, mumpung panas makanya perlu patroli agar awasi," ucap Halikinnor tersebut.
Dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk turut andil dalam pengawasan dan pencegahan karhutla. Bahkan, untuk mendorong partisipasi masyarakat Pemkab Kotim telah mengumumkan sayembara, bahwa siapa pun yang bisa melaporkan oknum pembakar lahan, diserta bukti video dan nama yang jelas, maka akan diberikan hadiah uang tunai oleh pemerintah.
"Untuk menanggulangi karhutla ini perlu kerja sama semua pihak, baik pemerintan, aparat penegak hukum, maupun masyarakat. Karena apabila karhutla itu dibiarkan teriadi dan berimbas pada kabut asap, maka dampakya ke banyak sektor seperti kesehatan, pendidikan, transportasi dan lain-lain. Dan itu tent kita semua yang merasakannya," pungkasnya. (f2/sb)