Lewati ke konten utama
Provinsi

Curah Hujan di Palangka Raya Hasil Modifikasi Cuaca

Redaksi 11-10-2023, 06:34 WIB 1 menit baca
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Lian. (FOTO:ISTIMEWA)
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Lian. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Seperti kita ketahui bahwa beberapa waktu lalu, langit di Kota Palangka Raya ini telah diguyur hujan cukup deras tepatnya, pada Minggu (8/10/2023) malam lalu.

Menanggapi hal itu, Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Lian mengungkapkan, bahwa hujan yang terjadi saat itu merupakan hasil dari Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

"Dari program TMC yang dibuat di sejumlah wilayah itu menyebabkan munculnya awan hujan sehingga meningkatkan curah hujan di sebagian wilayah khususnya Kota Palangka Raya,” katanya, Rabu (11/10/2023).

Menurutnya, turunnya curah hujan itu juga didukung oleh beberapa faktor lain, dimana sebelumnya pada hari terjadinya hujan itu memang cuaca kondisinya tengah mendung. Selain itu kelembaban udara di Kalteng masuk dalam kategori masa uap air cukup basah.

"Faktor lainnya adalah labilitas atmosfer udara atau atmosfer yang cukup labil juga berguna untuk meningkatkan pertumbuhan awan hujan sehingga mendukung terjadinya hujan," urainya.

Namun saat ini, potensi hujan di Kalteng kembali mengalami penurunan, dengan suhu udara permukaan mulai dari 32 hingga 34 derajat celsius.

"Makanya saat ini potensi hujan menurun dan kondisi cuaca cukup berawan. Untuk itu masyarakat diminta waspada terjadi karhutla," pungkasnya. (rk/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard