Bank Kalteng Goes To Campus, Sosialisasi dan Edukasi Keuangan Mahasiswa
SB, SAMPIT - Dalam memperingati Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2023, OJK Provinsi Kalteng menghadiri kegiatan edukasi keuangan kepada Mahasiswa Universitas Darwan Ali dengan tajuk “Bank Kalteng goes to campus” di Kabupaten Kotim.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan dengan para pemangku kepentingan antara lain Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Universitas Darwan Ali dan Lembaga Jasa Keuangan yaitu Bank Kalteng.
Dalam sambutannya, Direktur Kepatuhan PT Bank Kalteng, Tuk Yulianto menyampaikan apresiasi pada stakeholders baik dari OJK dan Bank Indonesia yang telah memberikan arahan sehingga kegiatan edukasi ini dapat terlaksana dengan baik. “Kegiatan edukasi yang dilakukan secara rutin dan massif dalam rangka peringatan Bulan Inklusi Keuangan diharapkan dapat meningkatkan awareness para mahasiswa terkait produk dan layanan jasa keuangan terutama Perbankan” terang Tuk Yulianto.
Kepala OJK Kalteng, Otto Fitriandy dalam sambutannya menyampaikan bahwa target inklusi keuangan tahun 2024 adalah sebesar 90%. Untuk mencapai hal tersebut diperlukan kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak seperti Bank Indonesia, dan Lembaga Jasa Keuangan untuk aktif melaksanakan kegiatan seperti hari ini. Mahasiswa memiliki kesempatan besar untuk menjadi entrepreneur dengan memanfaatkan akses pembiayaan yang disediakan oleh Lembaga Jasa Keuangan seperti produk kredit biaya rendah yaitu UMKM Berkah dan Betang Berkah yang dimiliki oleh Bank Kalteng.
“Saya berharap dengan tersedianya akses keuangan yang merata serta ditambah dengan pelaksanaan capacity building, para mahasiswa dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan perekonomian diri dan keluarganya,” terang Otto.
Ketua Yayasan Universitas Darwan Ali, Dr Ali Kesuma menyampaikan ucapan terima kasih dan sangat mengapresiasi kolaborasi dan sinergi baik dari para stakeholders dalam meningkatkan komepetensi mahasiswa. Dalam implementasi belajar diluar pendidikan formal, Universitas Darwan Ali telah membentuk KSPM (Kelompok Studi Pasar Modal) untuk memfasilitasi dan memberikan bekal bagi mahasiswa untk sarana berinvestasi yang aman dan legal.
“Saya berharap kerjasama yang baik ini dapat terus berjalan dengan membuat berbagai program-program yang inovatif. Kami di Universitas Darwan Ali akan selalu mendukung penuh berbagai inovasi dan program-program tersebut,” terangnya.
Pada kegiatan tersebut hadir Narasumber dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah memaparkan mengenai tugas dan fungsi dari Bank Indonesia dalam mendukung perekonomian. Selain itu adanya digitalisasi di sistem pembayaran yang saat ini berkembang seperti QRIS memungkinkan masyarakat untuk melakukan transaksi pembayaran pada merchant secara cepat.
OJK menyampaikan modus-modus investasi ilegal, pinjaman online ilegal, serta modus kejahatan digital saat ini sangat mudah menyerang siapapun bagi pengguna elektronik terutama para generasi muda yang sehari-hari bersentuhan dengan dunia digital. Selain itu, maraknya pinjaman online dengan proses yang cepat membuat masyarakat mudah tergiur oleh pembiayaan ini.
Masyarakat harus dapat membedakan antara pinjaman online ilegal dan legal diantaranya mengecek legalitas perusahaan, alamat perusahaan, dan sumber penawarannya. Diharapkan masyarakat dapat menggunakan keuangan masing-masing secara bijak melalui perencanaan yang baik agar tidak mudah terkena modus-modus penipuan ataupun investasi ilegal yang merugikan masyarakat.
PT Bank Kalteng menyampaikan mengenai produk dan layanan jasa keuangan yang dimiliki agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para mahasiswa sesuai dengan kebutuhan baik kebutuhan untuk menabung ataupun membuka usaha baru untuk mendukung jiwa entrepreneur kepada Generasi Muda. Bank Kalteng memiliki 2 produk kredit dengan biaya rendah yaitu UMKM Berkah dan Betang Berkah yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya pelaku UMKM. (*)