Akibat Karhutla, Bayi Bekantan Terpisah Dengan Induknya di Desa Lampuyang
SB, SAMPIT – Seekor bayi bekantan terpisah dari induknya dan selamatkan oleh warga Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah mengatakan, pada Selasa (17/10/2023) kemarin pagi warga Desa Lampuyang mendengar suara tangisan di belakang rumah, kemudian merasa penasaran langsung mencari sumber suara.
Dan warga pun melihat bayi bakantan tersebut yang terpisah dari rombongan dan induknya, sehingga merasa kasihan dan langsung diamankan.
“Sebelumnya warga sudah berupa mencari induk bakantan dengan menaruh bayi bakantan tersebut ditempat semula, namun kurang lebih 1,5 jam tidak ada juga rombongan bekantan datang sehingga langsung diamankan,” ucap Muriansyah kepada seputarborneo.com, Rabu (18/10/2023) melalui pesan whatsapp.
Menurut Muriansyah, kemungkinan besar tempat tinggal bakantan tersebut terbakar, sebab sudah 3 minggu ini terjadi kebakaran lahan dan hutan di kawasan tersebut.
“Sekarang ini menuju Desa Lampuyang untuk mengambil bayi bekantan tersebut. Kalau dari video terlihat sehat dan tidak ada luka-luka,” tuturnya. (sb)