Lewati ke konten utama
Provinsi

BKSDA Pos Sampit Tinjau Perangkap Beruang di Desa Bagendang Hulu

Redaksi 18-10-2023, 01:32 WIB 1 menit baca
Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah meninjau alat perangkap beruang. (FOTO:ISTIMEWA)
Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah meninjau alat perangkap beruang. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Kemunculan beruang yang sempat menghebohkan warga Desa Bagendang Hulu, Kecamatan Bagendang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum juga tertangkap.

Yang mana petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit memasang satu set perangkat, namun hingga kini belum juga membuahkan hasil dan umpan yan dipasang pun masih utuh serta sudah mulai membusuk.

“Tadi kita mengecek perangkap yang sudah dipasang pada sekitar satu minggu lalu, namun beruang madu yang dilaporkan masyarakat belum tertangkap. Makanan dalam perangkap pun sudah membusuk,” ucap Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah.

Meski belum juga tertangkap, lanjutnya, perangkap tetap dipasang dan umpan pun diganti dengan yang baru dengan harapan beruang yang bisa muncul kembali bisa tertangkap.

Sebab, beruang madu yang sangat berhaya dan bisa saja menyerang warga sehingga harus sampai tertangkap.

“Sebelumnya kemunculan beruang ini sempat direkam warga, kemungkinan dia masuk pemukiman karena tempat tinggalnya mulai terusik akibat kebakaran hutan dan lahan selama beberapa bulan ini,” terangnya.

Ditambahkannya, barusan atau sekitar satu jam yang lalu ada warga melaporkan kemunculan beruang dengan ukuran besar di Desa Pelantaran, yan mana masuk pemukiman warga. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard