Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Enam Kecamatan Belum Konversi Minyak Tanah ke LPG

Redaksi 02-11-2023, 03:33 WIB 1 menit baca
Bupati Kotim, H Halikinnor. (FOTO:ISTIMEWA)
Bupati Kotim, H Halikinnor. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor SH MM mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar dapat mengkonversi minyak tanah ke gas minyak cair atau LPG (Liquefied Petroleum Gas) 3 kilogram.

Dan menurutnya, di Kabupaten Kotim sendiri masih ada enam kecamatan yang akan segera terealisasi.

Enam kecamatan yang masih belum mengkonversi minyak tanah ke gas yaitu Kota Besi, Telawang, Mentaya Hulu, Bukit Santuai, Telaga Antang dan Antang Kalang. Dirinya mengharapkan keenam kecamatan yang ada di Kotim tersebut dapat segera terealisasi konversi minyak tanah ke gas secepatnya.

"Saat ini keenam Kecamatan tersebut belum di konversi, masih menggunakan minyak tanah, tetapi minyak tanahnya saja tidak ada saat ini. Beberapa orang sudah banyak yang menggunakan kompor LPG, saya berharap semoga segera ada tambahan," kata Bupati Kotim Halikinnor, Kamis (02/11/2023).

Dirinya juga telah menyampaikan kepada pihaknya untuk mengusulkan konversi tersebut dan berharap konversi minyak tanah ke LPG tersebut dapat terealisasi di tahun ini untuk enam kecamatan yang belum tersentuh program konversi. Pemerintah daerah juga akan fokus untuk penambahan kuota LPG untuk Kotim.

"Karena berhubungan dengan biaya atau anggaran APBN dan tidak mudah langsung memenuhi kebutuhan gas jika terealisasi. Kita juga berharap semoga pemerintah pusat segera meresmikan konversi minyak tanah ke gas," ucapnya.

Halikinnor mengatakan, saat ini permasalahan pendistribusian LPG di masyarakat masih belum merata. Oleh karena itu dirinya ingin melakukan evaluasi terkait permasalahan tersebut, terutama untuk jalur distribusi LPG baik untuk wilayah perkotaan dan di wilayah Kecamatan. (f2/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard