Guru Didorong Untuk Memanfaatkan Beasiswa Microcredential
SB, SAMPIT – Semua guru atau tenaga pendidik di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk memanfaatkan Beasiswa Microcedential yang dibuka oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia.
Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim, M Irfansyah mengatakan, Beasiswa Microcredential ini diperuntukan bagi guru tetap, kepala sekolah dan pengawas sekolah.
“Ini merupakan program baru dari perluasan program beasiswa LPDP tahun 2023 oleh LPDP dan Kemdikbud. Diharapkan kepada seluruh tenaga pendidik di Kotim dengan syarat sudah 2 tahun mengajar untuk mengambil program beasiswa non gelar, ini untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM yang ada,” kata Irfansyah pada Jumat (3/11/2023).
Irfanysah menjelaskan, program Beasiswa Microcredential dilaksanakan dalam bentuk pendidikan jangka pendek secara daring selama kurun waktu 3, 4, atau 6 bulan pada perguruan tinggi luar negeri yang sudah ditetapkan.
Lanjutnya, sasaran program beasiswa Microcredential adalah Guru Tetap pada satuan pendidikan dilingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan baik yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah maupun oleh masyarakat, pada pendidikan formal jenjang PAUD, SD, SMP dan SMA.
"Kita harus memanfaatkan kesempatan emas ini karena kuliahnya secara daring dengan waktu pendek dan dosen pengajar semuanya dari luar negeri,” ujarnya.
Pihaknya juga mengajak para guru di Kotim untuk mengunjungi kanal youtube Kemendikbud Ristek RI untuk mengikuti siaran webinar tentang Peningkatan Kapasitas Guru Melalui Beasiswa Nongelar yang telah sisediakan. (f1/sb)