24 Sekolah Dasar di Kotim Ikuti ANBK Susulan
SB, SAMPIT - Rangkaian kegiatan Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat SD di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum berakhir. 24 Sekolah Dasar (SD) melakukan simulasi susulan. Sebab, saat pelaksanaan sebelumnya mengalami kendala teknis.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kotim mengatakan, simulasi susulan merupakan bentuk fasilitasi. Sebelumnya pihak penyelenggara telah memprediksikan saat pelaksanaan simulasi serentak, jika akan ada sekolah yang mengalami kendala. Hal ini kemudian menjadi pertimbangan dilaksanakannya simulasi susulan.
"24 SD terdiri dari 14 SD yg blm melaksanakan. 3 SD terkendala teknis saat ANBK utama dan 6 SD yg partisipasi pesertanya kurang dari 85 persen,” kata Plt Kadisdik Kotim M Irfansyah pada Selasa (14/11/2023)
Tercatat ada 24 sekolah yang melakukan simulasi susulan. Di antaranya, SDN 7 Bapinang Hulu, SDN 1 Luwuk Bunter, SDN Singsingan, SDN 1 Sungai Hanya, SDN 1 Tumbang Kalang, SDN 2 Tumbang Kalang, SSN 1 Selucing dan SD Setia Tumbang Samak.
SDN 1 Sei Puring, SDN 1 Tumbang Hejan, SDN 1 Luwuk Kowan, SSN 3 Tumbang Kalang, SDN 1 Tribuana, SDS Anwar Karim, SDN 1 Kapuk, SDN Islam Daruttaslim, SDN 1 Tandang, SDN Tumbang Mujam, SDN 1 Bukit Indah, SSN 4 Sebabi dan SDS Tunas Agro 2.
Ia juga mengatakan, secara umum pelaksanaan simulasi susulan tidak ada yang berbeda dengan yang telah dilakukan sekolah lain sebelumnya. Hanya pelaksanaannya yang diundur, karena memerlukan penyesuaian, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar.
"Pelaksanaannya sama seperti gelombang 1-4 sebelumnya. Untuk susulan bisa langsung mengerjakan semua materi, literasi, dan survei karakter. Juga numerasi dan survei lingkungan belajar seperti sebelumnya,” imbuhnya. (f1/sb)