Komisi III DPRD Minta Pemkab Kotim Perhatian Pendidikan
SB, SAMPIT - Ketua Komisi lll DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Mariani meminta pada saat rapat kerja pembangunan, terutama dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada tahun anggaran 2024 mendatang nantinya agar dapat lebih memperhatikan sektor bidang pendidikan.
"Pendidikan merupakan bidang yang penting khususnya di Kotim karena masih banyak hal yang perlu dibenahi. Banyak daerah yang kekurangan ruangan belajar sehingga banyak anak usia sekolah yang belum bisa ditampung dan tidak diterima sekolah sesuai dengan zonanya," kata Ketua Komisi lll DPRD Kotim, Mariani, Rabu (16/11/2023).
Mariani menyampaikan pada saat rapat bersama mitra kerja Komisi lll saat membahas RAPBD murni. Karena hal tersebut sangat berkaitan dengan ketersedian sarana dan prasarana yang ada di sekolah, karena dapat menunjang mutu pendidikan sekolah serta dspat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).
"Seperti saat pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasil Komputer (ANBK) 2023, masih ada saja sekolah yang menumpang ke sekolah lainnya karena kurang dan tidak tersedianya sarana komputer dan penunjang lainnya dalam melaksanakan ANBK," ucapnya.
Tidak hanya pada sektor bidang pendidikan saja, tetapi juga dengan sektor bidang kesehatan, karena di tahun 2023 ini masih banyak program kesehatan pemerintah yang belum terlaksana dengan baik. Sehingga diharapkan dalam APBD 2024 nanti hal tersebut dapat segera ditanggulangi.
"Masih ada Rp 26 Miliar lebih yang belum didanai dengan rincian anggaran premi tahun 2023 sekitar Rp15 Miliar lebih yang meliputi JKN, Kekurangan anggaran insentif nakes daerah dan kekurangan anggaran untuk TPP. Dengan total kekurangan Dinkes yang belum terdanai Rp26 Miliar lebih di tahun 2023," ujarnya. (f2/sb)