Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Pemerintah Harus Bisa Memasarkan Produk Lokal

Redaksi 09-12-2023, 02:08 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah. (FOTO:ISTIMEWA)
Anggota DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim, Riskon Fabiansyah meminta agar pemerintah dapat membantu memasarkan produk lokal yang banyak dikembangkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) yang ada di Kotim, salah satunya jamu tradisional.

"Jamu merupakan salah satu produk khas dari Kotim yang biasanya dikembangkan oleh pelaku UMKM rumahan, sehingga dalam pemasarannya perlu memiliki label sendiri agar lebih dikenal di luar daerah," kata Anggota DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah, Sabtu (9/12/2023).

Riskon menyebutkan bahwa Budaya Sehat Jamu telah ditetapkan sebagai Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity oleh UNESCO pada sidang Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Kasane, Republik Botswana.

"Karena jamu merupakan salah satu warisan ilmu pengetahuan dari nenek moyang kita Bangsa Indonesia yang sudah disebutkan dalam peninggalahan zaman dahulu seperti relief, primbon, prasasti dan kitab-kitab lama Nusantara," ucapnya.

Dirinya menginginkan upaya Pelestarian jamu tradisional tersebut harus dibantu dan didukung oleh pemerintah daerah agar para pembuat atau pelaku usaha jamu tetap dapat bertahan walaupun saat ini tengah gencar banyaknya produk kesehatan dari luar daerah saat ini.

"Jamu telah menjadi minuman kesehatan turun temurun di Indonesia, Selain menjadi kekayaan budaya dan alam Indonesia, jamu juga memiliki nilai strategis dari sisi ekonomi," pungkasnya. (f2/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard