BKSDA Pos Sampit Observasi Lokasi Kemunculan Buaya di Desa Bagendang Hili
SB, SAMPIT - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah melalui anggota Pos Jaga Sampit melakukan observasi ke lokasi kemunculan seekor buaya di Desa Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sabtu sore (3/2/2024).
Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah mengatakan, lokasi kemunculan berada di bekas kerukan 2,5 meter kedalamannya kalau surut sekitar 1/2 meter tepi Sungai Mentaya, hingga masuk di Gang Garuda RT 02, Desa Bagendang Hilir.
"Kami bertemu langsung dengan ketua RT setempat di lokasi penemuan buaya. Warga yg melihat kemunculan buaya secara langsung itu berjenis buaya muara panjang sekitar 4 meter," kata Muriansyah, Minggu (4/2/2024).
Dijelaskannya, adapun dalam video yang beredar buaya itu terlihat sedang memakan kresek plastik berwarna merah, ternyata berisi limbah ayam.
"Ketika dilokasi kami menemukan masih ada tersisa bulu-bulu ayam paska buaya itu memakan bangkai ayam," jelasnya.
Pihaknya juga sudah memasang satu buah spanduk peringatan kemunculan buaya dan juga memberikan arahan kepada warga sekitar untuk lebih berwaspada saat beraktivitas di sungai.
"Kami mengimbau warga selalu berhati-hati saat aktivitas. Jangan membuang sampah rumah tangga ke sungai. Jangan memelihara ternak di tepi dan atas sungai, dan dilarang menangkap ikan secara ilegal atau peracunan dan penyentruman," imbaunya.
Untuk diketahui sebelumnya seekor buaya muncul di parit kerukan di Desa Bagendang Hilir Kecamatan Mentaya Hilir Utara. (f1/sb)